Spektakuler, Masyarakat Apresiasi Perayaan Parade Musik Tradisional Combodug

Bupati dan Wabub Saat lepas Peserta Peserta Kontes Musik Tradisional Combodug Tahun 2022

 

SeputarKita, Sampang – Parade Musik Tradisional Daol Combo dan Dug-dug (Combodug) benar-benar menyita perhatian publik. Pasalnya, ribuan orang baik yang berasal dari Kabupaten Sampang, Jawa timur dan luar Kabupaten Sampang tumpak blek memenuhi sepanjang jalan yang dilalui parade musik daol.

Antusiasme dan animo masyarakat untuk menonton Sampang Night Carnival 2022 ini begitu besar hingga rela berjubel, berdiri diatas sepeda motor dan berjalan kaki hanya karena sekedar ingin menonton merdunya sajian musik tradisional Sampang dan gemerlapnya dekorasi yang dibalut lampu hias, tarian dan kostum para peserta serta meriahnya suasana saturday night di Sampang.

Parade kali ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sampang ke – 399 dengan mengusung tema “Budaya Menyatukan Nusantara” yang digelar pada Sabtu (18/12/2022) malam.

Rute yang dilalui, start dari Monumen Sampang Jl. Trunojoyo sedangkan finish di Alun-alun Trunojoyo Jl. Wijaya Kusuma Sampang.

Acara dibuka langsung Bupati Sampang H. Slamet Juanidi didampingi Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat.

Turut hadir, Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiayawan, Kapolres Sampang AKBP Arman, Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto, Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi, Wakil Ketua TP PKK sampang Hj. Vanny Abdullah Hidayat, Kepala Diaporabudpar Marnilem, pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Sampang serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Juanidi mengatakan, mengapresiasi atas digelarnya kembali parade ini yang sempat tertunda selama 3 tahun karena kendala pandemi Covid-19.

Tingginya antusiasme dan animo masyarakat membuat orang nomor satu di Kabupaten Sampang ini berharap, giat ini diagendakan tiap tahun dan menjadi Icon Kabupaten Sampang.

“Mari kita jaga tradisi seni kita. Dengan musik daol ini, kita bisa mengenalkan kepada daerah lain agar daerah lain ingin mengunjungi Kabupaten Sampang,” ajaknya.

Ditempat yang sama, Ketua Paguyuban Combodug Sampang (PCS) cocok Hadi Sutrisno mengatakan, giat ini dilaksanakan untuk menyatukan para pecinta seni musik daol dan dug-dug agar lebih kompak dan bersatu dalam mengembangkan seni dan budaya di Kabupaten Sampang.

“Dengan musik daol combodug, kita perkenalkan budaya demi kemajuan seni musik daol yang lebih hebat dan bermartabat,” tegasnya.

Ada 22 peserta dalam parade ini, masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 1 juta serta piala dan piagam.(Aji)

Check Also

Evaluasi Gema Parut Oleh Pemda Ngawi di Desa Wonokerto

  SeputarKita, Ngawi – Gema Parut (Gerakan Menanam dengan Memanfaatkan Pekarangan) yang digagas oleh Bupati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *