PSHT Sabet Juara Umum Kejuaraan Antar Perguruan Bupati CUP Ngawi,\

 

SeputarKita, Ngawi – Demi menjalin silaturahmi antar perguruan silat serta untuk menjaring bibit – bibit atlit di Kota Ramah, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ngawi, menggelar kejuaraan pencak silat antar perguruan. Dari hasil semua pertandingan, PSHT mampu mendominasi seluruh kategori tanding.

Sejumlah ratusan atlit pencak silat dari sebelas perguruan yang ada di Kota Ramah, nampak antusias mengikuti Kejuaraan Pencak Silat antar perguruan Bupati Cup IX. Sebelas perguruan silat yang mengikuti kejuaraan merebutkan piala Bupati Ngawi tersebut adalah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persinas Asad, Tapak Suci, Pandan Ala, IKS – PI, PSHW, Merpati Putih, Pagar Nusa, Cempaka Putih, Hastakari dan Gubung Remaja.

Kejuaraan pencak silat yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga ( GOR ) Bung Hatta Ngawi ini, dibuka secara langsung oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, yang didamping i oleh Forkopimda dengan seremony dengan pemukulan gong.

Namun, yang paling menarik perhatin dari kejuaraan pencak tahun ini, sebelum pertandingan dimulai, Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, dengan mengenakan seragam silatnya, turun di gelanggang untuk memperagakan beberapa jurus pencak silat. Peragaan pencak silat dari Wabup ini sebagai tanda dibukanya gelanggang pertandingan. Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua IPSI Kabupaten Ngawi, juga menjelaskan kalau sudah menyiapkan beberapa peragaan jurus, untuk membuka gelanggang pertandingan.

“Untuk kejuaraan pencak silat tahun ini, memang kita gelar antar perguruan pencak yang ada di ngawi. Selain untuk mempererat tali silaturahmi antar perguruan silat, kejuaraan ini juga sebagai sarana untuk mencari bibit-bibit atlit pencak silat. Kalau mengenai peragaan tadi, memang sudah saya siapkan sebelumnya. Selain untuk membuka gelanggang, peragaan pencak saya tadi, juga untuk memberikan motivasi ke seluruh atlit,”terang Dwi Rianto Jatmiko.

Dan setelah peragaan silat dari Wabup Ngawi yang juga tercatat sebagai anggota PSHT Kab. Ngawi ini, langsung digelar pertandingan, dengan kategori tanding, pra remaja, remaja serta dewasa, yang di ikuti oleh 33 peserta.

Masing – masing atlit dari 11 Perguruan tersebut, saling menunjukan tehnik bertanding. Namun, meski lawan bertanding dari perguruan lain, nuansa damai dan sportifitas atlit nampak tersaji disetiap pertandingan.

Selain itu, bagi Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, diharapkan semua perguruan silat yang ada di ngawi ini guyup rukun, bisa saling silaturakhim dan mengurangi adanya gesekan-gesekan antar peruruan yang ada.

“Semoga adanya even ini diharapkan seluruh perguruan silat di ngawi bias saling silaturakhim, dan mampu mengurangi adanya gesekan-gesekan antar perguruan silat yang ada. Dan yang kedua, even ini diharapkan mampu menumbuhkan bibit-bibit atlit pencak silat, yang akan kita seleksi untuk kita kembangkan dan dibina sehingga mampu berprestasi di ajang – ajang diatasnya,”jelasnya.

Dan dari hasil pertandingan yang di gelar selama 3 hari, mulai tanggal 25 – 27 november ini, PSHT mampu meraih juara umum dengan perolehan medalai, 33 emas, 3 perak, 9 perunggu. Sedangkan Persinas Asad mampu menjadi runner up, dengan perolehan 5 emas, 11 perak, serta 7 perunggu. (Pathok)

Check Also

Evaluasi Gema Parut Oleh Pemda Ngawi di Desa Wonokerto

  SeputarKita, Ngawi – Gema Parut (Gerakan Menanam dengan Memanfaatkan Pekarangan) yang digagas oleh Bupati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *