Ponorogo Bidik Kembali Predikat Swasti Saba Wistara pada 2027
SeputarKita, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus mematangkan berbagai persiapan untuk meraih kembali predikat Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi dalam penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan bahwa penguatan penyelenggaraan KKS kini difokuskan pada sejumlah sektor strategis. Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator penilaian, tetapi juga penguatan kelembagaan, koordinasi lintas perangkat daerah, serta peningkatan keterlibatan Forum KKS hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Kita ingin meningkatkan komitmen bersama, baik tim teknis dari OPD maupun Forum KKS, untuk mewujudkan Kabupaten Ponorogo Sehat sehingga mampu meraih penghargaan Swasti Saba Wistara,” kata Lisdyarita dalam kegiatan penguatan kelembagaan Tim Pembina, Tim Teknis, dan Forum Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Ponorogo Tahun 2026, yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (17–18 September).

Lisdyarita menegaskan, seluruh unsur yang terlibat harus memahami tugas dan fungsi masing-masing. Forum KKS juga diharapkan mampu bekerja secara terpadu, sementara perangkat daerah pengampu indikator memberikan dukungan sesuai kewenangannya.
“Forum KKS harus bekerja dan terintegrasi dalam satu tim serta bersinergi dengan OPD terkait,” tegasnya.
Langkah penguatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Kementerian Kesehatan Tahun 2026 tentang Evaluasi Capaian Kabupaten/Kota Sehat Triwulan II. Dalam evaluasi tersebut, seluruh tatanan KKS Ponorogo telah mencapai nilai minimal 70.
Menurut Lisdyarita, capaian tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan KKS. Terlebih, tahun 2026 merupakan tahun pembinaan oleh Tim Pembina KKS Provinsi Jawa Timur.
Peningkatan capaian ini diarahkan untuk mempertahankan predikat Swasti Saba Wiwerda sekaligus mempersiapkan Ponorogo meraih kembali Swasti Saba Wistara pada 2027 mendatang.
Diketahui, Ponorogo terakhir kali meraih predikat Swasti Saba Wistara pada 2019. Karena itu, seluruh kepala perangkat daerah dan tim teknis diminta mencermati indikator terbaru penyelenggaraan KKS yang akan menjadi acuan penilaian 2027.
Persiapan tersebut juga dilakukan sembari menunggu pengesahan indikator melalui Keputusan Presiden tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.
Lisdyarita turut meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan data capaian tahun 2025 dan 2026 beserta bukti pendukungnya. Selain itu, perlu dilakukan penilaian mandiri (self-assessment) pada setiap tatanan KKS serta koordinasi intensif dengan Tim Pembina KKS Provinsi Jawa Timur.
“Kita juga harus mulai menentukan dan menyiapkan tatanan kawasan yang akan menjadi lokus penilaian Swasti Saba Tahun 2027,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi antara Tim Pembina dan Forum KKS sekaligus memperkuat sinergi dalam pemenuhan indikator pada seluruh tatanan.
Peserta mendapatkan materi mengenai penguatan kelembagaan Tim Pembina, Tim Teknis, dan Forum KKS, penguatan Forum Kecamatan Sehat serta Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat. Materi juga mencakup indikator terbaru penyelenggaraan KKS dan penyampaian hasil verifikasi dokumen dari masing-masing OPD pengampu.
Dyah Ayu menjelaskan, hasil verifikasi tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur kesiapan setiap perangkat daerah dalam memenuhi indikator KKS. Data capaian yang dimiliki harus dilengkapi bukti dukung sesuai definisi operasional (DO) masing-masing indikator.
“Selanjutnya, Forum Kabupaten/Kota Sehat akan mendorong penguatan kelembagaan Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Desa Sehat,” pungkasnya.
Melalui penguatan kelembagaan, koordinasi lintas sektor, serta pemenuhan indikator secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Ponorogo optimistis dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat dan mewujudkan target meraih kembali predikat Swasti Saba Wistara pada 2027.(sul/adv)
