SeputarKita, Magetan – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jembatan Ngujur, Desa Goranggareng, Kecamatan Nguntoronadi. Sebuah sepeda motor dan sepasang sandal ditemukan terabaikan di lokasi tersebut, namun pengendaranya tidak ditemukan dan diduga jatuh atau terseret arus Sungai Bengawan Madiun.
Kejadian bermula pada Rabu pagi, 22 April 2016 sekitar pukul 07.00 WIB, warga bernama Hariyanto menemukan satu unit motor Yamaha MX King warna hitam dengan plat nomor AE 3721 OW beserta sandal hitam yang ditinggalkan di atas jembatan. Mengetahui hal tersebut, warga langsung melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan penelusuran petugas Polsek Nguntoronadi, motor tersebut diketahui milik Jarno, warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran. Menurut keterangan Jarno, kendaraan itu sebenarnya dikendarai oleh putranya yang bernama Davin Andriano Mustaqin (18 tahun), seorang pelajar SMK Bendo.
Davin terakhir kali terlihat keluar dari rumahnya pada Selasa malam, 21 April 2016 sekitar pukul 20.30 WIB. Namun hingga pagi harinya, remaja tersebut tidak kunjung kembali dan keberadaannya tidak diketahui.
Dari kondisi lokasi yang ditemukan di tepi jembatan, dugaan sementara menyebutkan bahwa Davin diduga tercebur atau menceburkan diri ke aliran Sungai Bengawan Madiun yang mengalir di bawah jembatan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, personel Polsek Nguntoronadi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Mahfud Sidiq, S.H., M.H. masih terus melakukan pencarian dan penyelidikan di sekitar lokasi untuk menemukan keberadaan korban. Pihak kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas serta menggali keterangan dari saksi-saksi yang melihat kejadian. (Red).
