Cari Rumput, Seorang Warga Ponorogo Ditemukan Meninggal

 

SeputarKita, Ponorogo – Diduga karena penyakit jantung, seorang warga yang tengah pencari rumput ditemukan meninggal dunia di areal persawahan Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Rabu (10/1) pukul 13.20 wib.

Kapolsek Jambon AKP Sutriatno mengatakan kronologis kejadiannya bermula saat ada warga yang pada saat itu mencuci kendaraannya di tempat pencucian mobil, melihat ada orang yang sedang dalam keadaan telungkup di areal persawahan dekat jalan raya.

“Karena penasaran warga tersebut memberitahukan kepada orang yang ada di sekitarnya tentang hal tersebut. Yang kemudian bersama warga sekitar mendatangi orang tersebut, “kata AKP Sutriatno.

AKP Sutriatno menambahkan, ketika dipanggil tidak menjawab kemudian saksi dan warga membangunkan orang tersebut dan ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia. Yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Jambon.

“Kemudian petugas mendatangi TKP bersama SPKT dan inavis Polres Ponorogo, dengan dokter Puskesmas melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat. Tidak ada tanda tanda penganiayaan / kekerasan terhadap tubuh korban. Korban meninggal dunia diduga karena sakit. Korban Rusminto (63) warga Desa Carat,  Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, “imbuh Kapolsek Jambon.

Lebih lanjut Kapolsek Jambon menuturkan, hasil keterangan pihak keluarga menyatakan bahwa korban selama kurang kebih 20 tahun menderita penyakit jantung.

“Sebelum kejadian korban dari pagi berangkat ke pasar Badegan untuk berjualan alat pertanian cangkul dan sabit, dan seperti biasanya sepulang dari berjualan korban biasanya sebelum pulang langsung mencari rumput untuk pakan ternak di rumah. Dengan kejadian tersebut keluarga korban bisa menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan membuat surat pernyataan, “pungkasnya.(hd)

Check Also

Cegah Penggunaan Narkoba, PKK Desa Joketro Parang Magetan Gelar Sosialisasi

  SeputarKita, Magetan – Merebaknya penyalahgunaan Narkoba PKK Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan menggelar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *