Jangan sampai ada main mata’ Bunda Sakhii Berharap Proses Hukum Tetap Berlanjut

SeputarKita, Mojokerto – Pernyataan Novita Lidya Debiorient (39th) ibunda Muhammad Sakhii Bagus Darojat (10 th) korban kekerasan anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh Kadiyem (70 th) neneknya yang dilakukan beberapa bulan yang lalu, Jum’at (23/12/2022.red) di Jalan Jayawardhana Gatul, Kecamatan Mojokerto, berharap kasus hukum tetap berlanjut.

Pernyataan itu, ia sampaikan setelah mendampingi putranya ke Polres Mojokerto untuk ke tiga kalinya. Kedatangannya adalah yang sinkronisasi Barang Bukti (BB) yang digunakan oleh terlapor untuk memukul korban dengan keterangan korban, apakah ada kesamaan terkait barang bukti tersebut.

Selain itu, pihak penyidik Polres Mojokerto membuat Berita Acara Pemeriksaa (BAP) dengan cara memintai keterangan korban dan ibundanya, untuk dilanjutkan ke tahap persidangan.

Setelah pemeriksaan, Lidya menyampaikan kepada awak media ini bahwa, barang bukti yang disita (diamankan) oleh pihak Polres Mojokerto berbeda (tidak sinkron) dengan yang digunakan terlapor untuk memukul korban, Sakhii.

“Alat yang digunakan untuk memukul putra saya adalah celana yang bahan kainnya tebal (celana jeans). Tapi yang disita kepolisian kaos tipis berwarna lorek-lorek,” terang Lidya. Rabu (7/3/2023).

Ia menambahkan, dirinya terkejut saat penyidik menunjukkan barang bukti yang lain, “Saya kaget penyidik menjelaskan rekaman video. Vidio tersebut dibuat setelah tindak kekerasan selesai,” jelasnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Sakhii korban kekerasan. “Alat untuk memukul saya kain celana tebal dan kepala saya didorong ke almari sampai kejedok, pakai sapu lantai,” ucap Sakhii.

Lidya berharap kepada pihak Polres Mojokerto supaya kasusnya cepet selesai, “Kami berharap kepada kepolisian agar kasus ini cepat selesai dan sesuai dengan bukti-bukti yang ada di lapangan,” harapnya.

Ibu dua putra ini menegaskan proses hukum tetap berjalan meskipun terlapor meminta ma’af. “Proses hukum tetap berjalan meskipun pelaku minta ma’af. Karena yang menghendaki seperti itu kan terlapor sendiri untuk diproses hukum,” pungkasnya.(Red)

Check Also

Polres Ngawi Ungkap Kasus Tipu Gelap Coklat Roka, 3 Residivis Diamankan 

SeputarKita, Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim berhasil menangkap tiga pelaku dalam kasus penipuan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *