Sarasehan Pembinaan Solidaritas Dan Ketahanan Nasional Bagi Pelaku UMKM Dengan Pemanfaatan Tekhnologi Digital Di Kabupaten Magetan Tahun 2020.


SeputarKita, Magetan – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magetan Mengadakan sarasehan dengan tema Mewujudkan ketahanan ekonomi yang berbasis potensi lokal dengan pemanfaat teknologi digital dikabupaten Magetan Tahun 2020.

Acara ini di selenggarakan di Tempat wisata Randu Gede Hidden Paradise. Kamis (10/12/200.

Dalam sambutanya Bupati Magetan Suprawoto melalui wakil bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, sarasehan pembinaan solidaritas dan ketahanan nasional dengan tema mewujudkan ketahanan ekonomi yang berbasis potensi lokal dengan pemanfataan teknologi digital di kabupaten Magetan berjalan lancar tanpa halangan suatu apapun.

Bangsa yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan bisa diartikan sebagai bangsa yang kuat oleh karena itu, pembangunan harus berlandaskan pada kemampuan rakyat serta berorientasi pada pemberdayaan dan pengembangan segenap potensi yang ada dalam masyarakat.

Pembangunan yang menggunakan strategi pemberdayaan bertujuan untuk membebaskan rakyat dari belenggu keterbelakangan.

Kemiskinan dan kebodohan untuk dapat hidup sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan strategi pemberdayaan merupakan dasar yang kuat bagi pembangunan yang berkelanjutan khususnya dalam mengantisipasi berbagai tantangan dan peluang pada era adaptasi kebiasaan baru dan ekonomi digital saat ini.

Strategi pemberdayaan menempatkan rakyat bukan sebagai obyek, melainkan subyek atau pelaku pembangunan rakyat yang merumuskan

Kreatif menetapkan sasaran merancang dan merencanakan pembangunan dengan cara mengembangkan prakarsa mereka sendiri,Inisiatif dan ide gagasan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan ekonomi kreatif kedepan pasti akan bersinergi dengan ekonomi digital apalagi saat ini perkembangan fintech juga semakin pesat yang memberikan peran penting dalam semua bentuk transaksi, terutama yang berbasis online.

Bahkan tarif internet yang semakin murah semakin memungkinkan semua terkoneksi secara realtime online tanpa terkendala oleh ruang dan waktu.

Artinya, perkembangan ekonomi kreatif di masa depan pasti bersinergi dengan tuntutan ekonomi digital dan karenanya era digitalisasi menjadi tuntutan dan tantangan bagi semua pelaku usaha dan bisnis.

Ekonomi kreatif dan era digital adalah bagian dari ritme kehidupan. Bahkan ekonomi kreatif dan digital telah menjadi e lifestyle sehingga era ekonomi kreatif dan digital memacu mobilitas individu yang semakin tinggi ketersediaan internet yang semakin cepat, layanan five g yang menjadi kekuatan bisnis

Fakta dibalik pesatnya ekonomi kreatif dan digital memberikan peluang dari setiap celah yang ada, dan karenanya mereka yang jeli melihat dan memanfaatkan peluang akan bisa eksis dan bersaing secara kuat. Potensi lain ekonomi kreatif dan digital memberi peluang tentunya harus dimanfaatkan secara maksimal agar mendapatkan profit.

Pandemi covid 19 di indonesia telah melumpuhkan berbagai sektor kehidupan dan

Sektor ekonomi serta pariwisata adalah yang terpuruk akibat dari dampak tersebut berbagai upaya dan langkah dari pemerintah telah dilaksanakan berbagai program dan bantuan telah dikucurkan di masyarakat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan membangkitkan sektor pariwisata di daerah.

Terjadinya pandemi covid 19 menuntut para pelaku industri pariwisata untuk lebih berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan visi pariwisata diantaranya pariwisata berkelanjutan yang memperhitungkan dampak ekonomi sosial dan lingkungan saat ini dan di masa depan, memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, dan lingkungan masyarakat setempat.

Pemerintah saat ini tengah mengembangkan destinasi wisata dengan protokol kesehatan yang ketat adaptasi kebiasaan baru. Desa wisata bisa menjadi opsi dari adaptasi kebiasaan baru destination ketika wisatawan bosan di rumah mereka bisa jalan – jalan ke desa wisata. Dengan

Adanya desa wisata tentu saja akan memajukan UMKM di daerah.

Kabupaten kreatif berbasis ekonomi digital dan didukung perkembangan ekonomi kreatif di daerah berbasis potensi sumber daya lokal bukan hanya impian semata, tetapi kini sudah menjadi kebutuhan dan karenanya semua daerah perlu memikirkan realisasinya agar kedepan perkembangan kota kabupaten kreatif dapat meningkatkan kesejahteraan warganya.

Akhir sambutan Bupati Magetan menyampaikan ” ekonomi kreatif dan digital adalah peluang dan tantangan insan insan kreatif dengan segudang ide kreatif yang sejatinya bisa menjadi pelopor kebangkitan kota kabupaten kreatif di masa depan. Selamat datang di ekonomi kreatif dan digital revolusi industri 4.0″

Saya sampaikan terima kasih kepada para nara sumber atas kehadirannya untuk menyampaikan materi dan saya berharap bahwa hasil sosialisasiini bermanfaat bagi kita dan dapat diserap oleh peserta untuk dikembangkan lebih lanjut dilingkungannya.” Akhir Nanik Sumantri dalam membacakan sambutan Bupati Magetan.

Plt. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Magetan Iswahyudi Yulianto menyampaikan, Saresehan ini sebagai sarana untuk membangun solidaritas dan ketahanan pangan nasional bagi pelaku UMKM Dengan menggunakan teknologi yang ada di Magetan,ini sebagai alternatif dalam rangka memberi kekuatan UMKM dalam nuansa Covid 19.

Dengan adanya covid 19 ini meluluh lantahkan perekonomian nasional bahkan dunia.

Banyak sekali pengusaha gulung tikar dan ada juga yang tidak bisa berbuat apa apa,Maka dikembangkan dengan teknologi digital .

Harapan kami UMKM ini bisa berperan di dalam suasana covit,bahkan didalam data yang ada pengguna digital naik 100 persen.

Kami mengajak para pengusaha untuk berfikir dengan cara baru, cakrawala baru, memberi kesempatan untuk bisnis baru,karena bisnis saat ini tidak menggantungkan tempat strategis, tempat di pasar, atau tempat-tempat ramai, bisnispun bisa dilakukan dirumah dengan jangkauan marketing yang sangat luas bahkan melebihi negara kita.

Maka dengan perkembangan tekhnologi kita dituntut untuk menguasai teknologi tersebut.sehingga dengan teknologi tersebut akan membangun semacam kekuatan baru dalam dunia bisnis.

“Kita harus berhati hati dalam penggunaan teknologi jangan sampai terpengaruh dalam hal hal yang tidak bermanfaat.”pesannya.(Tris)

Check Also

Evaluasi Gema Parut Oleh Pemda Ngawi di Desa Wonokerto

  SeputarKita, Ngawi – Gema Parut (Gerakan Menanam dengan Memanfaatkan Pekarangan) yang digagas oleh Bupati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *