SeputarKita, Ngawi – Menyatukan penghormatan pada masa lalu dan langkah nyata untuk masa depan, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono melaksanakan ziarah rutin ke makam tokoh pendiri wilayah ini, Kanjeng Adipati Kerto Negoro di Kecamatan Sine, sekaligus menyampaikan kabar yang sudah lama dinanti ribuan pengendara.
Kegiatan yang dihadiri jajaran pemda, tokoh agama, dan warga ini menjadi bukti komitmen Pemkab Ngawi merawat tradisi dan sejarah yang menjadi fondasi daerah. Namun di balik kesakralan ziarah, ada janji besar demi keselamatan warga di jalur penghubung antarprovinsi.

Kabar Gembira untuk Pengguna Jalan
Bupati Ony secara tegas mengunci anggaran Tahun Anggaran 2027 untuk membenahi total ruas jalan Sine–Sukorejo hingga perbatasan Sragen, Jawa Tengah. Prioritas utamanya adalah memotong bahaya di Tikungan Sawur, titik rawan kecelakaan yang selama ini dijuluki warga sebagai “jalur tengkorak”.
“Infrastruktur aman adalah hak mutlak masyarakat. Tahun 2027 kita fokus ke ruas ini, dan perhatian terbesar ada di Tikungan Sawur,” tegas Bupati di lokasi ziarah.
Benahi Titik Paling Berbahaya
Tikungan Sawur terkenal ekstrem: berkelok tajam di area perbukitan, minim sudut pandang, dan kerap menjadi lokasi kecelakaan fatal terutama saat malam atau musim hujan. Nantinya jalur ini akan diperlebar, dilandai, sudut pandang dikoreksi, dan dilengkapi fasilitas keselamatan memadai.
Selain menekan angka kecelakaan hingga nol, pembenahan ini akan memperlancar arus logistik dan perdagangan Ngawi barat dengan Jawa Tengah, sekaligus mengangkat ekonomi petani dan pelaku usaha setempat.
Warga menyambut gembira langkah ini: Menghormati leluhur adalah warisan budaya, membangun jalan aman adalah warisan kesejahteraan bagi generasi mendatang. (Pathok).
