SeputarKita, Surabaya – Ratusan mitra pengemudi Gojek se-Surabaya Raya kini lebih siap menghadapi situasi darurat jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan lalu lintas. Hal ini menyusul digelarnya sosialisasi penanganan lakalantas dan jaminan perlindungan yang digelar Paguyuban Gojek Surabaya Selatan, bekerja sama dengan Ditlantas Polda Jatim, Jasa Raharja, dan BPJSTK, Senin (21/7).
Bagi para pengemudi yang setiap hari bergerak di jalan raya, mengetahui langkah tepat saat kejadian sangatlah krusial. AKP Syaiful Ilmi, SH mengingatkan: “Jangan panik, amankan lokasi, berikan pertolongan pertama sebisa kemampuan, segera hubungi kepolisian, dan pastikan korban segera mendapatkan pertolongan medis.”

Satu hal yang menjadi kabar gembira bagi para peserta adalah mekanisme penjaminan awal biaya perawatan. Melalui sinergi antar lembaga, korban kecelakaan yang memenuhi ketentuan dapat langsung ditangani di rumah sakit tanpa harus menunggu penyelesaian administrasi terlebih dahulu.
“Kami juga berkomitmen melayani dengan sistem jemput bola, petugas kami akan mendatangi korban, sehingga tidak perlu repot datang ke kantor Jasa Raharja,” ujar Adhen Noviandaru. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan membayar pajak kendaraan dan menaati peraturan lalu lintas, karena keduanya menjadi syarat utama dalam pemberian hak perlindungan dan santunan.

Kegiatan ini disambut antusiasme tinggi oleh para mitra. “Sangat bermanfaat, kami jadi lebih tenang dan tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, sekaligus diingatkan kembali untuk selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja,” ujar salah satu perwakilan mitra Gojek. (Bas).
