Inovasi Instalasi Farmasi RS Sayidiman Magetan Permudah Pasien, Antrean Obat Kini Lebih Nyaman

0
file_00000000935482069657c75838d3baf8

Seputarkita,MAGETAN – Instalasi Farmasi RS Sayidiman Magetan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.

Salah satu terobosan yang diterapkan yakni layanan pengantaran obat ke rumah serta sistem antrean berbasis barcode yang dinilai mampu mempermudah pasien sekaligus mengurangi kepadatan di ruang tunggu.
Inovasi tersebut berada di bawah koordinasi Kepala Instalasi Farmasi RS Sayidiman Magetan, apt. Nur Aini, S.Farm. Layanan pengantaran obat ke rumah sebenarnya telah berjalan sejak masa pandemi Covid-19 dan hingga kini masih menjadi salah satu bentuk kemudahan yang diberikan kepada pasien.

Nur Aini menjelaskan, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi pasien untuk menggunakan layanan tersebut. Pasien terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran dan bersedia menunggu obat hingga diantarkan ke rumah.

“Instalasi Farmasi menyediakan dua loket, yaitu loket pengambilan obat secara langsung dan loket pendaftaran antar obat ke rumah. Obat yang diantar ke rumah diprioritaskan bagi pasien yang masih memiliki persediaan obat di rumah. Namun, jika obat tersebut harus segera diminum hari itu juga, pasien wajib menunggu di loket obat,” jelas Nur Aini.

Dalam pelaksanaannya, proses pengemasan hingga pengantaran obat dilakukan melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Untuk sementara, layanan pengantaran obat masih mencakup wilayah sekitar Magetan dan pasien dikenakan biaya tambahan untuk ongkos kirim.

Antrean Obat Dipantau Lewat Barcode
Tak hanya layanan antar obat, Instalasi Farmasi RS Sayidiman Magetan juga menghadirkan inovasi berupa sistem antrean menggunakan barcode.

Melalui sistem tersebut, pasien tidak perlu terus-menerus berdiri atau menunggu di depan loket. Pasien cukup memindai barcode yang tersedia untuk memantau perkembangan nomor antrean pengambilan obat.

Dengan demikian, pasien dapat menunggu di berbagai area di lingkungan rumah sakit sambil memantau antrean melalui perangkat yang dimiliki. Sistem ini sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pasien selama menunggu obat.

Nur Aini menyampaikan, setiap harinya Instalasi Farmasi RS Sayidiman Magetan melayani sekitar 500 hingga 600 pengambilan obat. Tingginya jumlah pelayanan tersebut menjadi salah satu alasan diterapkannya sistem antrean berbasis barcode.

Menurutnya, sistem tersebut cukup efektif dalam mengurangi kepadatan pasien di sekitar loket pengambilan obat. Pasien tidak harus berdesakan di ruang tunggu dan dapat menunggu giliran dengan lebih nyaman.

“Inovasi ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pasien. Dengan sistem barcode, pasien dapat memantau antrean tanpa harus menunggu terus di depan loket,” pungkasnya.(Ndri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *