Pemeriksaan TB Gratis di Puskesmas Panekan, STPI dan Dinkes Magetan Perkuat Deteksi Dini Tuberkulosis
Seputarkita,MAGETAN – Puskesmas Panekan, Kabupaten Magetan, menggelar kegiatan Skrining Tuberkulosis (TB) Gratis melalui program Skrining Sistematis Tuberkulosis (SSTB) bekerja sama dengan Stop TB Partnership Indonesia (STPI). Rabu(29/7/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya aktif menemukan kasus TB sedini mungkin agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga dapat memutus rantai penularan penyakit TB di masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, warga yang menjadi sasaran skrining mengikuti tahapan registrasi, wawancara kesehatan, hingga pemeriksaan sesuai prosedur.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Panekan bersama tim STPI memberikan pelayanan secara teratur agar masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dengan nyaman dan tanpa dipungut biaya.

Program SSTB menyasar kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap tuberkulosis. Melalui pendekatan jemput bola, diharapkan penderita TB dapat ditemukan lebih awal sehingga segera mendapatkan pengobatan yang tepat.
Kepala Puskesmas Panekan dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan skrining merupakan langkah penting dalam memutus rantai penularan TB.
“Melalui pemeriksaan TB gratis ini kami berharap masyarakat tidak takut untuk memeriksakan diri. Semakin cepat penyakit ditemukan, semakin cepat pula pengobatan diberikan sehingga peluang sembuh lebih besar dan penularan dapat dicegah,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan STPI menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam percepatan eliminasi tuberkulosis di Indonesia.
“Kami terus mendukung pelaksanaan Skrining Sistematis Tuberkulosis di berbagai daerah. Harapannya, semakin banyak kasus yang ditemukan sejak dini sehingga target eliminasi TB dapat tercapai,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Magetan sendiri terus memperluas layanan skrining TB gratis terintegrasi dengan kegiatan Cek Kesehatan Gratis di semua puskesmas sebagai bagian dari percepatan penemuan kasus melalui pemanfaatan layanan skrining dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan di Puskesmas Panekan ini, masyarakat diimbau tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan TB gratis, terutama bagi yang mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, berkeringat pada malam hari, atau memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TB. Deteksi dini menjadi langkah penting menuju Magetan Bebas Tuberkulosis.(Ndri)
