Seputarkita,Magetan – Pemerintah Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan menggelar rangkaian kegiatan Bersih Desa sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.Jumat,(3/7/2026).
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam berbagai agenda, mulai dari doa bersama, kirab budaya, hingga hiburan rakyat. Tradisi bersih desa masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Desa Tulung.
Kepala Desa Tulung, H. Edi Suwondo, mengatakan bahwa Bersih Desa bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Bersih Desa merupakan wujud rasa syukur kami kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, kesehatan, dan keamanan yang diberikan kepada masyarakat Desa Tulung. Melalui kegiatan ini kami ingin menjaga warisan budaya leluhur sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga agar tetap rukun, guyub, dan saling membantu dalam membangun desa,” ujar H. Edi Suwondo.

Ia berharap tradisi tersebut terus dilestarikan oleh generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya lokal yang memiliki nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
“Kami berharap generasi muda tidak melupakan budaya yang telah diwariskan para leluhur. Tradisi seperti Bersih Desa harus tetap dijaga karena mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap desa,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Tulung, Ari Wahyu Kuncoro, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan bersama oleh pemerintah desa, panitia, serta masyarakat sehingga pelaksanaannya berjalan lancar dan penuh kekeluargaan.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama semua pihak. Ini membuktikan bahwa semangat gotong royong masyarakat Desa Tulung masih sangat kuat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi sehingga acara berlangsung aman, tertib, dan meriah,” ungkap Ari Wahyu Kuncoro.
Menurutnya, kegiatan Bersih Desa juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Pemerintah Desa Tulung berharap tradisi Bersih Desa tetap menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menjadi penguat persatuan, kerukunan, dan semangat membangun Desa Tulung menuju desa yang maju, aman, dan sejahtera.(Ndri)
