Tanpa Pengawasan, UP3 PLN Teluknaga Biarkan Proyek Penanaman Kabel SKTM Tak Sesuai Standar
oppo_2
Seputarkita , Tangerang– Proyek kabel SKTM (Saluran Kabel Tegangan Menengah) PLN merupakan pekerjaan penanaman jaringan listrik bawah tanah 20 kV. Proyek ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, mengurangi gangguan cuaca, dan merapikan estetika kota dibandingkan menggunakan tiang udara (SUTM ).
Namun, sering kali proyek seperti ini dikerjakan tanpa pengawasan yang baik dari petugas UP3 PLN. Contoh yang terjadi, proyek yang berada di Jalan Raya Cadas – Kukun , Kabupaten Tangerang, Banten. UP3 PLN Teluknaga, tak awasi proses pengerjaan tersebut.
Tampak di lokasi pekerjaan , hanya beberapa tukang gali ( Pekerja ) yang sedang melakukan pekerjaan penggalian tanpa dilengkapi APD ( Alat Pelindung Diri ) sesuai dengan ketentuan.

Pekerjannyapun , terkesan asal – asalan karena tanpa adanya pengawasan yang seharusnya dari petugas UP3 PLN Teluknaga.
Sebagai bahan informasi redaksi merangkum dari berbagai sumber, mengenai ketentuan kontruksi Proyek SKTM. Seperti, Spesifikasi dan standar utama dalam proyek ini meliputi:Kedalaman Galian: Kabel ditanam dengan kedalaman minimal 60 cm di bawah permukaan tanah.
Perlindungan Kabel: Jalur galian dilapisi pasir urug dan pelindung mekanis seperti paving block, pelat beton, atau pipa khusus untuk mencegah kerusakan akibat tekanan atau galian lain.
Komponen Utama: Melibatkan proses jointing (penyambungan) dan terminating (pengakhiran) kabel untuk memastikan tidak ada kebocoran arus.
Namun, karena minimnya pengawasan dari UP3 PLN Teluknaga, diduga proyek yang berada di Jl. Raya Cadas – Kukun tersebut, diduga tak sesuai standar kontruksi yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Surya selaku Ketua Swastika Advokasi Nusantara, yang sering kali melakukan kritik terhadap proses pengerjaan Proyek SKTM kembali menyoroti hal ini. Dalam komentarnya , Surya mengatakan selain minimnya pengawasan dari Petugas PLN. Proyek seperti ini, sudah biasa meninggalkan jejak perbaikan yang tidak maksimal.
Kita bisa lihat bersama sama, sering sekali proyek SKTM PLN tidak hanya kurang pengawasan yang mengakibatkan pengerjaan proyek terkesan asal jadi. Namun, keseringan yang kita jumpai di lapangan, bekas galian dari proyek seperti ini tidak diperbaiki secara maksimal. Tentunya, dari hal seperti ini kembali lagi masyarakat yang dirugikan. Banyak kok contohnya , lihat saja bekas galian – galian proyek PLN perbaikannya asal – asalan. ” Kata Surya dengan nada tegas.
Hingga berita ini diterbitkan , walaupun sudah beberapa kali diminta keterangan tak ada satupun petugas UP3 PLN Teluknaga yang mau berkomentar. ( Red/ 007).
