Seputarkita,MAMUJU – Memasuki bulan ketiga musim kemarau, warga Desa Campaloga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.Rabu(15/4/2026)
Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari masyarakat terganggu, terutama untuk kebutuhan memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Keterbatasan sumber air bersih memaksa warga mengambil air dari sungai yang jaraknya cukup jauh dari permukiman. Meski air sungai tersebut belum tentu higienis, warga tetap menggunakannya karena tidak memiliki alternatif lain.
Salah satu warga berinisial R mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan semakin parah seiring tidak turunnya hujan.

“Sudah tiga bulan ini kami kesulitan air bersih. Terpaksa ambil air di sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya berinisial A. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah terkait krisis air bersih yang dialami masyarakat, khususnya di Dusun Tongkonan Adat, Desa Campaloga.
“Kami sangat berharap bantuan air bersih, karena saat musim kemarau seperti sekarang ini masyarakat sangat kesusahan mencari air, baik untuk masak, mandi, dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.
Warga Dusun Tongkonan Adat kini berharap adanya solusi jangka pendek maupun jangka panjang, seperti bantuan distribusi air bersih atau pembangunan sarana air bersih, agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, terutama saat musim kemarau berkepanjangan.
Hingga saat ini, masyarakat masih bergantung pada sumber air alami sambil menunggu adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait.(Hasby)
