Seputarkita,JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang mempercepat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menyalurkan 25.000 dosis vaksin tahap II menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mengantisipasi risiko penularan di tengah meningkatnya mobilitas hewan kurban.
Peningkatan lalu lintas ternak menjelang Idul Adha menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terutama di wilayah sentra peternakan seperti Jombang yang berperan sebagai pemasok hewan kurban di Jawa Timur.
Daryanto, mengatakan vaksinasi tahap II difokuskan untuk memperkuat kekebalan ternak sebelum memasuki masa puncak distribusi.
“Mobilitas ternak yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko penularan PMK. Karena itu, vaksinasi menjadi langkah kunci untuk menjaga kesehatan hewan,” ujar Azis.
Ia menambahkan, status zero case PMK yang saat ini dicapai Jombang perlu dijaga melalui upaya pencegahan yang konsisten, termasuk pengawasan lalu lintas ternak dan percepatan vaksinasi.
Sebanyak 13 tim vaksinator diterjunkan ke sejumlah kecamatan dengan populasi ternak tinggi. Mereka bertugas memastikan cakupan vaksinasi merata sebelum aktivitas pasar hewan meningkat.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian turut mendukung percepatan vaksinasi di daerah sentra peternakan, termasuk Jombang, guna membentuk zona aman dari PMK.
Langkah ini dinilai penting tidak hanya untuk menjaga kesehatan hewan, tetapi juga menopang stabilitas pasokan dan harga ternak kurban. Dengan kondisi ternak yang terjaga, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban diharapkan tetap tinggi.(WD)
