Tampil Terakhir Di FNRP XXVII, Seni Reyog Satrio Anom SH Terate Ponorogo Tampil Memukau

 

SeputarKita, Ponorogo – Festival reog yang menjadi bagian gelaran Grebeg Suro 2022 dan Hari Jadi ke-526 Kabupaten Ponorogo. Sejumlah penari Reog Ponorogo tampil di atas panggung pada Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXVII di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur.

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang diikuti 27 grup seni Reog Ponorogo dari berbagai daerah dalam rangka perayaan Grebeg Suro menyambut datangnya Tahun Baru Hijriyah sekaligus Tahun Baru dalam penanggalan Jawa tersebut rencananya berlangsung mulai tanggal 25 hingga 28 Juli 2022.

Ada yang menarik ketika hari terakhir digelarnya FNRP, Seni Reyog Satrio Anom asal Ponorogo, yang menjadi peserta ke 27 atau peserta terakhir, tampil memukau. Tepuk tangan penonton riuh rendah menyambut penampilan Grup Seni Reyog tersebut. Kamis malam, (28/07/2022).

Edi, salah satu penonton FNRP saat ditemui seusai acara mengaku, bulu kuduknua sempat merinding ketika melhat penampilan Seni Reyog Satrio Anom yang memukau.

“Luar biasa, sangat fantastis, baru kali ini saya melihat penampilan reyog yang bagus, sampai merinding saya. Semoga Seni Reyog Satrio Anom bisa memenangkan Festival ini.” Ujarnya.

Ditemui terpisah, Moh. Anam Ardiansyah, S.H., M.M., pengasuh grup Seni Reyog Satrio Anom merasa bersyukur bisa mengikuti Festival Nasional Reyog Ponorogo ke 27 ini.

“Selama ini, kita terutama dulur-dulur SH Terate hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Alhamdulillah dengan kebersamaan dan tekad yang kuat, akhirnya terbentuklah Satrio Anom, yang merupakan wadah bagi keluarga besar SH Terate yang memiliki hoby dan rekam jejak di Seni Reyog Ponorogo.”Ujarnya.

“Malam ini kita tampil full team, we are all SH Terate. Artinya semua parogo, semua seniman yang tergabung dalam Seni Reyog Satrio Anom adalah semua dari barisan dulur SH Terate.” Lanjutnya.

Anam berharap dengan lahirnya Seni Reyog Satrio Anom SH Terate Ponorogo, bisa diikuti dengan lahirnya Seni Reyog SH Terate yang lainnya. Baik itu di Ponorogo maupun di daerah lainnya.(Red).

Check Also

Evaluasi Gema Parut Oleh Pemda Ngawi di Desa Wonokerto

  SeputarKita, Ngawi – Gema Parut (Gerakan Menanam dengan Memanfaatkan Pekarangan) yang digagas oleh Bupati …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *