Sikapi Dampak Pandemi Covid-19, Forum IKM & UMKM Magetan Lakukan Ekspansi

Ketua Forum IKM Magetan saat menerima kunjungan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan. Kamis, (02/11/2021) 


SeputarKita, Magetan – Wabah Covid-19 yang sudah berjalan selama 2 tahun meluluhlantakkan perekonomian dunia, tak terkecuali di Indonesia. Begitu banyak pengusaha yang kolaps bahkan gulung tikar.

Pemerintah telah berupaya membantu Pengusaha ditingkat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) & Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar kembali bangkit dari keterpurukan dengan bantuan stimulan maupun motifasi.

Seperti yang telah dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan dengan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi kepada para pelaku usaha di Kabupaten Magetan, untuk mengetahui sejauh mana dampak dari wabah Covid-19 ini.

Budi Parminto, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan saat berkunjung ke Kantor Forum IKM Magetan di Jl. Kalingga, Blok D 5, Perum Selosari Baru berharap kepada pelaku usaha mikro maupun IKM yang ada di Magetan ini tetap bersabar dan terus berjuang bersama.

Kegiatan rutin rapat bulanan anggota Forum IKM Magetan

“Selama hampir dua tahun Pandemi ini sangat berdampak sekali terhadap omset penjualan, bahkan ada beberapa yang sampai tidak bisa produksi karena kondisi pasar juga sangat lemah. Tapi hari ini , 1 bulan, 2 bulan ini kita survive, Alhamdulillah kondisi sudah mulai normal dan bangkit kembali. ” Ujar Parminto.

“Alhamdulillah juga usaha mikro dan IKM juga mulai menstabilkan sisi produksinya, saya berharap kondisi ini segera kembali normal seperti sebelum Pandemi. Kami dari dinas hanya bisa mensupport sesuai dengan kewenangan yang kami miliki, mungkin dari sisi penjualan produk atau membuat jaringan kemitraan ke toko-toko besar.” Lanjutnya.

“Kami sangat menyarankan dan menekankan bahwasanya peluang pasar sudah mulai terbuka, beberapa kemitraan sudah kita bangun. Monggo pelaku usaha yang dulunya sangat berdampak mari kita bangkit kembali, upayakan dengan produk produk terbaik kita. Yang penting yakin dan fokus, apabila nanti ada kendala bisa dikomunikasikan, kita wakil dari pemerintah lewat dinas yang menangani akan mendampingi, membina dan memfasilitasi. Semoga Corona di Indonesia sudah tidak ada lagi, ekonomi bangkit dan kondisi pasar kembali berjalan normal seperti dulu sebelum adanya wabah ini. “Pesan Parminto.

Sementara itu, Ahmad Baiquni selalu ketua Forum IKM Magetan menuturkan, untuk meningkatkan penjualan suatu produk, harus berani melakukan ekspansi.

“Yaitu dengan mengenalkan produk Magetan keluar daerah, agar bisa dikenal banyak orang, kalau hanya mengandalkan pangsa pasar lokal ya agak susah.” Ujarnya.

Forum IKM Magetan saat melakukan ekspansi keluar daerah

“Saat ini sudah mulai kita rintis di Forum IKM Magetan, produk-produk Anggota IKM sudah kita pasarkan keluar daerah seperti, Ngawi, Ponorogo,Tuban dan Bojonegoro, kita menggunakan jaringan Forum IKM Jawa Timur yang hampir ada disetiap kabupaten kota di Jawa Timur.” Lanjut Baiquni.

“Dengan kita melakukan ekspansi mengenalkan produk Magetan keluar daerah sama saja mengenalkan potensi dan produk unggulan dari Kabupaten Magetan.Tentunya yang kita pasarkan adalah produk-produk anggota Forum IKM yang sudah memenuhi persyaratan, seperti kualitas barangnya, kemasannya, apa sudah melengkapi perijinan PIRT atau BPOM, sertifikasi halal dan lainya.” Terangnya.

“Untuk anggota yang masih melakukan proses perijinan, ini sebagai motivasi bagi mereka untuk segera melengkapi perijinannya, dan saya berharap dukungan pemerintah terkait perijinan ini agar bisa lebih dipermudah, agar para pelaku UMKM dan IKM di Magetan lebih memiliki semangat dan bangga kalau produknya sudah memiliki legalitas untuk beredar.” Harapnya.

“Seharusnya peran Dinas Perdagangan dan Dinas Koperasi lebih pro aktif, di Kabupaten Magetan ini semestinya sudah ada database jumlah Real pelaku UMKM dan IKM nya. Berapa UMKM dan IKM yang sudah berijin dan berapa yang belum, apa yang menjadi kendalanya, jadi Dinas tidak menunggu tapi mendatangi dan mendata, itulah namanya mendampingi dan membina. Sekali lagi, pro aktif dari dinas yang kita harapkan.” Tegas Baikuni. (G.Tris).

Check Also

Gagal Nikah, Pria di Ponorogo Nekat Tenggak Pestisida

  SeputarKita, Ponorogo – Seorang pria muda ditemukan tewas dengan posisi terlentang di jalan area …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *