Diguyur Hujan 5 Jam, Delapan Desa Di Kabupaten Madiun Terendam Banjir


SeputarKita, Madiun – Akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang turun pada hari Minggu (13/12/2020). mulai pukul 15.30 WIB hingga pukul 20.30 WIB (5 Jam) di wilayah Kabupaten Madiun, mengakibatkan peningkatan Debit aliran air di wilayah hulu sungai, dengan adanya hujan tersebut juga mengakibatkan delapan desa terendam banjir untuk daerah yang terdampak di antaranya yaitu di Dusun Bludru, Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, ketinggian +/- 15 cm pada pukul 17.40 Wib.

Jl Nglambangan – Sobrah, ketinggian +/- 60 Cm Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu pada pukul 18.00 Wib. Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, ketinggian +/- 15 Cm pukul 18.00 Wib. Dusun Pojok, Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, ketinggian +/- 60 Cm (turun 20 Cm) pukul 18.55 WIB (Surut Total). Air Meluap di pintu Masuk Desa Sobrah, Kecamatan Wungu, Ketinggian +/- 30-40 Cm pukul 19.57 Wib

Desa Betek, Kecamatan Madiun, Ketinggian +/- 45-50 Cm Pukul 19.59 Wib, Air juga Meluap di area Pasar Babadan Kecamatan Madiun berakibat beberapa ruko terendam, Ketinggian +/- 30 Cm Pukul 20.25 Wib untuk Rumah Tergenang di Desa Tempusari, Kecamatan Wungu sejumlah 3 Rumah (tidak ada Kerugian), ketinggian +/- 20-30 Cm pukul 20.50 Wib (surut Bertahap).

Selain banjir melanda di beberapa Desa juga telah mengakibatkan pohon bambu di dukuh Karanganyar Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu juga roboh dan mengakibatkan tertutupnya jalan dan akses jalan oleh petugas dialihkan ke jalur alternatif. (Den)

Check Also

Relawan Projo dan Pasukan Gibran Tegaskan Dukungan Untuk Bunda Lisdyarita Pada Pilkada Ponorogo

  SeputarKita, Karanganyar – Geliat dukungan terhadap Bunda Lisdyarita untuk Pilkada Ponorogo 2024 kian menguat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *