Seorang Warga Sidoharjo Jambon Ponorogo Ditemukan Gantung Diri

Petugas saat memeriksa tubuh korban

 Ponorogo, harianseputarkita – Seorang petani bernama Latik (75) warga Dusun Karangsengon Rt 9 Rw 1 Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo ditemukan tewas gantung diri di kandnag sapi belakang rumahnya, Kamais (14/3).

Dari infromasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika Purwati (25) yang merupakan anak korban hendak membuang sampah pagi sekitar pukul 06.30 wib. Saat akan membuang sampah itu, Purwati melihat korban sudah menggantung di kandnag sapi belakang rumahnya.

Spontan, Purwati tersentak kaget dan berlarian langsung memberitahukan Dasem (55) isteri korban serta kepada warga sekitar. Warga yang diberitahu pun seketika berbondong-bondong mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Desa dan Polisi.

 Kapolsek Jambon Iptu Nanang Budianto, SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan hasil pemeriksaan petugas medis pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun kekerasan.

 “Korban nekat gantung diri menggunakan senar warna biru, simpul hidup, ketinggian kaki dari tanah 60 cm, panjang ikatan tali ke leher 140 cm, panjang mayat 165 cm dan memakai kaos lengan pendek motif garis vertikal, celana kombor warna hitam, “kata Nanang.

 Nanang menambahkan, korban murni meninggal dunia karena gantung diri. Dan dari keterangan pihak keluarga, korban mengalami gangguan mental sudah lama sekitar lima tahun.

“Keterangan dari kelaurga, korban ini mengidap atau mengalami gangguan mental sudah sejak lima tahun terakhir, dan kesehariannya apabila kemana-mana selalu dikawal oleh keluarga. Dan selanjutnya jenazah korban langsung diserahkan kepada pihka keluarga untuk segera dimakamkan, “pungkas Kapolsek Jambon. (Sul)

Check Also

KJJT Ngawi Gelar Kegiatan Silaturahmi, Koordinasi Dan Konsolidasi 

KJJT Ngawi Gelar Kegiatan Silaturahmi, Koordinasi Dan Konsolidasi 

  SeputarKita, Ngawi – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menggelar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *