PERESMIAN JEMBATAN MERAH PUTIH JATIREJO: WUJUD KEHADIRAN NEGARA DI TENGAH MASYARAKAT

0
WhatsApp Image 2026-08-13 at 15.38.48 (1)

SeputarKita, Nganjuk β€” Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB, suasana di kawasan persawahan Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, tampak penuh sukacita. Warga berkumpul untuk menyaksikan peresmian Jembatan Merah Putih yang kini menjadi penghubung vital bagi aktivitas warga, khususnya para petani dan buruh tani setempat.

Acara peresmian dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Rejoso, antara lain Danramil 0810/15 Kapten Arm Winarto beserta anggota, Camat Rejoso, perwakilan Kapolsek Rejoso yaitu Bhabin Kantibmas Desa Jatirejo Aiptu Karyono, serta Kepala Desa Jatirejo Supandi, S.H. yang didampingi seluruh perangkat desa, ketua RT/RW, para guru, anak-anak sekolah, dan ratusan warga masyarakat.

Jembatan yang dibangun dengan lebar 1,8 meter dan panjang 20 meter ini menjadi satu-satunya akses penghubung yang dilalui warga setiap hari untuk mengangkut hasil pertanian dari hamparan lahan sawah seluas sekitar 40 hektare. Kehadirannya sangat dinantikan karena selama ini warga harus menempuh jalur yang sulit dan berisiko saat membawa hasil panen ke luar area persawahan.

Warga Jatirejo menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran TNI serta Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan jembatan tersebut. β€œIni adalah bukti nyata bahwa negara hadir, Tentara hadir di tengah masyarakat yang sangat membutuhkan,” ungkap warga, mewakili perasaan masyarakat yang merasakan langsung manfaat infrastruktur tersebut.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan launching jembatan secara nasional melalui zoom meeting yang terhubung serentak ke seluruh Indonesia. Sebanyak 2.500 titik jembatan dan 3.000 titik sarana air bersih di berbagai daerah diresmikan bersamaan dalam satu gerakan nasional pembangunan infrastruktur pedesaan, dan Jembatan Merah Putih Desa Jatirejo menjadi salah satu bagian penting dari program besar tersebut.

Kehadiran jembatan ini tidak hanya memperlancar mobilitas petani dan hasil pertanian, tetapi juga menjadi simbol nyata kepedulian pemerintah dan TNI dalam memperkuat konektivitas desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
(NT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *