Seputarkita,JOMBANG,– Pembangunan gedung lantai tiga di Madrasah Aliyah (MA) swasta di Kecamatan Jogoroto menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga tidak transparan dan disebut-sebut bersumber dari dana pokok pikiran (pokir) Provinsi Jawa Timur.
Informasi itu disampaikan warga setempat yang enggan disebutkan namanya. Ia menyebut pembangunan gedung tersebut berasal dari aspirasi anggota legislatif tingkat provinsi.
“Katanya itu dari dana pokir Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait terkait sumber anggaran tersebut. Di lokasi proyek juga tidak ditemukan papan informasi yang memuat nilai proyek, sumber dana, maupun pelaksana kegiatan.

Upaya konfirmasi awak media kepada kepala sekolah berinisial A belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan tidak berada di tempat selama dua hari terakhir dan belum merespons panggilan telepon maupun pesan WhatsApp.
Salah satu pekerja menyebut proyek dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah. Meski demikian, tenaga kerja yang dilibatkan sebagian besar berasal dari luar desa, yakni dari Kecamatan Mojoagung dan Mojowarno.
Selain itu, penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga terpantau minim. Para pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm proyek dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan peninjauan di lapangan guna memastikan transparansi anggaran serta keselamatan kerja.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah terkait proyek pembangunan tersebut.(WD)
