Seputarkita,Magetan — Peningkatan kualitas dan profesionalisme insan pers terus menjadi perhatian di tengah derasnya arus informasi digital saat ini. Sebagai upaya mencetak wartawan yang kompeten dan berintegritas, Joglo Semar bersama Perkumpulan Wartawan Magetan menggelar Pelatihan Jurnalistik dengan menghadirkan narasumber dari Solopos Media Group, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut diikuti puluhan wartawan, pegiat media, hingga kontributor berita dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan. Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme, terlebih para peserta mendapat kesempatan belajar langsung dari praktisi media profesional yang telah berpengalaman di dunia jurnalistik.
Pelatihan ini tidak hanya membahas teknik dasar penulisan berita, namun juga mengupas berbagai tantangan dunia pers di era digital. Mulai dari teknik wawancara, menentukan angle berita, penyusunan narasi yang menarik, hingga pemahaman kode etik jurnalistik dan tanggung jawab media terhadap publik.

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKS, Riyono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan jurnalistik bagi insan media di Magetan.
Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas wartawan harus terus dilakukan agar media tetap menjadi sumber informasi yang kredibel di tengah maraknya informasi yang belum tentu benar di media sosial.
“Pelatihan ini sangat positif dan bermanfaat. Saya berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Kehadiran Solopos Media Group juga menjadi kesempatan berharga karena peserta bisa belajar langsung dari media yang profesional dan berpengalaman,” ujar Riyono.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan cepatnya arus informasi menuntut insan pers untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik.
“Wartawan harus mampu menyajikan berita yang cepat, tetapi tetap akurat dan menjunjung tinggi kode etik pers. Semoga kegiatan ini bisa memotivasi para wartawan untuk terus berkembang menjadi insan pers yang profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magetan, Cahaya Wijaya, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting untuk mendukung terciptanya ekosistem informasi yang sehat dan edukatif di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi terselenggaranya pelatihan jurnalistik ini. Dunia media terus berkembang sehingga para wartawan juga harus semakin memahami teknik jurnalistik yang baik, mulai dari cara menulis berita hingga etika dalam menjalankan profesinya,” ungkap Cahaya Wijaya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi wartawan, dan perusahaan media dapat terus diperkuat demi menghadirkan informasi yang berkualitas, mencerahkan, dan mampu menangkal penyebaran hoaks di masyarakat.
Sepanjang kegiatan, peserta tampak aktif berdiskusi dan mengikuti setiap sesi materi yang diberikan. Tidak sedikit peserta yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai teknik peliputan, pengelolaan media digital, hingga tantangan menjaga independensi pers di era modern.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir insan pers yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjalankan fungsi media sebagai sarana informasi, edukasi, kontrol sosial, dan perekat persatuan masyarakat(Ndri)
