SeputarKita, Ngawi – Dalam upaya mewujudkan keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas di wilayah, Danramil 0805/10 Sine, Kapten Cba Ahmad Mubangit, menggelar kegiatan silaturahmi berupa “ngopi bareng” bersama para awak media. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat fungsi kontrol sosial serta membangun sinergi yang berkelanjutan antara jajaran TNI dan insan pers.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna tersebut dilaksanakan di Kafe Biru, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, tepatnya di Jalan Raya Kuniran–Sine. Kegiatan ini berfungsi sebagai wadah diskusi terbuka yang mempertemukan unsur TNI dengan para praktisi media yang memiliki peran penting sebagai penghubung informasi antara lembaga dan masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Kapten Ahmad Mubangit menegaskan bahwa peran media tidak hanya terbatas sebagai penyampai informasi kepada publik, tetapi juga berkedudukan sebagai mitra strategis yang dapat memberikan pengawasan konstruktif terhadap setiap pelaksanaan tugas dan kegiatan yang dilakukan di wilayah.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan rekan-rekan media. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya untuk menerima kritik, saran, dan masukan yang membangun, guna perbaikan dan peningkatan kinerja kami di lapangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Dengan adanya hubungan yang erat tersebut, setiap kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat berjalan secara lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Kesempatan yang sama dimanfaatkan pula oleh para awak media untuk menyampaikan berbagai pandangan, tanggapan, serta masukan secara langsung kepada pimpinan dan jajaran Koramil 0805/10 Sine. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi dua arah dapat berlangsung dengan baik dan sehat.
Langkah yang diambil oleh Danramil ini dinilai sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers. Langkah ini juga selaras dengan upaya mendukung keterbukaan informasi publik serta memelihara stabilitas dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dan kerja sama yang erat antara kedua pihak, diharapkan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat disusun dan disebarkan secara objektif, akurat, dan berimbang. Selain itu, kondisi ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta kinerja instansi di wilayah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. (Pathok).
