Wali Murid Keluhkan Program Iuran Pembangunan Oleh Komite SMPN 1 Karas

0
IMG-20261002-WA0000

SeputarKita, Magetan — Sejumlah wali murid di lingkungan SMP Negeri 1 Karas, Kabupaten Magetan, Keluhkan adanya penetapan iuran biaya pembangunan yang dibebankan kepada para siswa. Komite sekolah diketahui secara tegas menetapkan besaran iuran sebesar Rp250.000 per siswa, yang dinilai membebani masyarakat.

“Pas ambil raport kenaikan kelas beberapa bulan lalu sudah diumumkan kalau ada iuran untuk pembangunan sebesar Rp. 250.000;. Karena ada yang belum bayar kemarin setelah ambil nilai sisipan, wali murid dikumpulkan di masjid sekolah dan komite langsung menagih lagi yang belum bayar.” Ujar salah satu wali murid.

Walau merasa keberatan ia mengaku tidak berani mengutarakan di depan umum karena banyak wali murid lain yang hadir dan hanya diam.

“Saya sebenarnya keberatan mas, tapigk berani protes. Wong yang lain juga diam semua.” Tutupnya.

Saat dikonfirmasi, Umiati selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Karas seakan melepaskan tanggung jawab. “Hal ini sepenuhnya menjadi kewenangan dan tanggung jawab komite sekolah. Pihak sekolah tidak menetapkan dan tidak memungut,” ujarnya.

Sementara itu, Sumali selaku Ketua komite sekolah tidak merespon ketika dihubungi awak media melalui selulernya.

Dihubungi terpisah, Mutakalliman selaku wakil Komite sekolah menjelaskan kalau itu bukanlah pungutan, melainkan penggalangan dana untuk pembangunan.

“Ini bukan pungutan, melainkan bentuk penggalangan dana untuk keperluan pembangunan sekolah,” ungkapnya, meskipun secara nyata telah menetapkan nominal yang wajib dibayarkan.

Namun, penetapan nominal sebesar Rp250.000 tersebut justru membantah klaim “sukarela” yang disampaikan komite. Banyak wali murid merasa keberatan, terlebih bagi keluarga yang kurang mampu.

Wali murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan segera menindaklanjuti, memastikan dana yang dipungut dikembalikan, dan mencegah kejadian serupa terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *