SeputarKita, Nganjuk – Momen yang telah lama dinanti warga Dusun Corah, Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, akhirnya terwujud. Pada hari Sabtu pukul 09.00 WIB, secara resmi dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0810 Nganjuk.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Koramil Rejoso, Kapten Winarto, beserta jajarannya. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Kepala Desa Jatirejo, perangkat desa, serta sejumlah warga dan petani yang akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan ini.
Pembangunan jembatan dipercayakan kepada kontraktor CV Sugeng yang dipimpin oleh Bapak Sugeng. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 1,8 meter. Menggunakan konstruksi bantalan baja, pengerjaannya diperkirakan hanya memakan waktu selama satu bulan, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh warga.
Warga setempat menyambut gembira proyek ini. Warsono, salah seorang perwakilan petani yang lahannya berada di dekat lokasi pembangunan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. “Kami seluruh warga Desa Jatirejo sangat senang dan bangga. Di sebelah selatan jembatan ini terbentang lahan sawah seluas 40 hektar yang mayoritas ditanami bawang merah,” ujarnya.
Menurut Warsono, dengan adanya jembatan ini, akses transportasi akan terbuka lebar. Nantinya kendaraan roda dua maupun roda tiga dapat melintas dengan mudah saat musim panen tiba. Hal ini akan sangat memudahkan pengangkutan hasil pertanian dan diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai jual panenan para petani.
“Kehadiran TNI dalam mewujudkan pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat melalui karya bhakti TNI Angkatan Darat,” tambahnya dengan penuh harap. (NT).
