SeputarKita,Pemalang, – Pemerintah Desa Susukan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, menggelar Musyawarah Desa Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa dan Tim Pengawas Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026 yang bertempat di Balai Desa Susukan, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimca Kecamatan Comal, Kepala Desa Susukan beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, serta berbagai elemen masyarakat dan tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mengawal proses demokrasi desa yang transparan, jujur, dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Susukan, Irfannudin, menyampaikan bahwa pembentukan panitia dan tim pengawas merupakan tahapan penting dalam menyongsong Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kondusivitas serta menjunjung tinggi semangat kebersamaan demi suksesnya pelaksanaan Pilkades.

“Pilkades bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat. Siapa pun yang nantinya terpilih, harapannya mampu membawa Desa Susukan semakin maju, sejahtera, dan harmonis. Oleh karena itu, proses yang dilalui harus dijaga bersama agar berjalan sesuai aturan dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Irfannudin.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Comal, Muhammad Idzar Nurfalag, menegaskan pentingnya profesionalisme panitia dan tim pengawas yang akan dibentuk. Menurutnya, seluruh tahapan Pilkades harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar menghasilkan proses demokrasi yang berkualitas dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.
“Panitia dan tim pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan berjalan tertib, adil, dan transparan. Mari bersama-sama menjaga netralitas, mengedepankan musyawarah, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ungkap Muhammad Idzar Nurfalag.
Musyawarah desa berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan menghasilkan kesepahaman bersama terkait pembentukan panitia pemilihan serta tim pengawas yang nantinya akan bertugas mengawal seluruh tahapan Pilkades Desa Susukan Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun proses demokrasi desa yang sehat. Dengan semangat gotong royong, keterbukaan, dan kedewasaan berdemokrasi, masyarakat Desa Susukan diharapkan dapat menjaga persatuan meskipun berbeda pilihan. Sebab pada akhirnya, tujuan utama Pilkades bukan hanya melahirkan seorang pemimpin, tetapi juga memperkuat kebersamaan untuk mewujudkan Desa Susukan yang semakin maju, aman, dan bermartabat.(FN)
