SeputarKita,Pemalang, – Menyikapi adanya keluhan masyarakat terkait pengelolaan limbah di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegundan, Kecamatan Petarukan, pihak pengelola kini memastikan bahwa sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) telah dilakukan perbaikan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) pusat, jumat 15 mei 2026.
Kepala SPPG Pegundan, Khaerul Fahmi, mengatakan pihaknya telah melakukan pembenahan sistem IPAL bersama yayasan.
kami dari pihak SPPG sudah melakukan perbaikan sistem IPAL agar sesuai standar BGN pusat. Masukan dari masyarakat kami jadikan bahan evaluasi supaya operasional dapur bisa lebih baik dan tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitar,” ujar Khaerul Fahmi.

Sementara itu, pihak Yayasan Kurnia Family Indonesia yang diketahui dimiliki oleh Nur Hidayah atau yang akrab disapa Bu Ida, juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperbaiki fasilitas dan pelayanan dapur MBG di Pegundan.
Dikenal sebagai sosok yang komunikatif dengan media maupun instansi terkait, Bu Ida ternyata merupakan warga asli Desa Pegundan dan telah bergerak di bidang katering selama kurang lebih 15 tahun. Selain itu, yayasan yang dipimpinnya juga diketahui telah mengelola puluhan dapur MBG di berbagai wilayah.
Bu Ida juga diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan almarhum H.M. Machroes, S.H., Bupati Pemalang dua periode yang menjabat pada tahun 2001 hingga 2011.
Dalam keterangannya, Bu Ida menyampaikan bahwa pihak yayasan tidak menutup diri terhadap kritik maupun saran dari masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas semua masukan dari warga. Karena bagi kami, program MBG ini bukan hanya soal menyediakan makanan bergizi, tetapi juga bagaimana keberadaan dapur bisa tetap harmonis dengan lingkungan sekitar. Apa yang masih kurang tentu akan kami benahi bersama,” ujar Bu Ida.
Ia juga menambahkan bahwa saluran drainase di sekitar dapur kini sudah dibersihkan agar aliran air lebih lancar dan tidak menimbulkan genangan.
“Saluran drainase juga sudah kami bersihkan dan sebagian sudah kami tutup menggunakan plat besi agar lebih rapi dan aman. Proses perbaikan ini kami kerjakan bersama relawan dan tenaga ahli supaya hasilnya benar-benar maksimal dan sesuai standar,” tambahnya.
Dengan adanya perbaikan sistem IPAL dan penataan drainase tersebut, diharapkan operasional dapur SPPG Pegundan dapat semakin tertata, nyaman, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar. ( FN)
