Seputarkita,Madiun–PT Industri Kereta Api (INKA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan industri perkeretaapian nasional. Dari Banyuwangi, perusahaan tersebut sukses menyelesaikan pengiriman tahap ke-14 (TS-14) berupa 60 unit gerbong datar milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan tujuan Palembang.
Pengiriman yang dilakukan pada 9 April 2026 ini merupakan bagian dari kontrak besar pengadaan sebanyak 1.125 unit gerbong datar antara INKA dan KAI. Seluruh unit diproduksi di fasilitas pabrik INKA di Banyuwangi, yang kini terus dikembangkan sebagai pusat produksi strategis di luar pabrik utama di Madiun.
Proses distribusi dilakukan melalui jalur darat menggunakan 30 unit trailer, dengan estimasi waktu tempuh sekitar empat hari hingga tiba di Palembang. Skema pengiriman dilakukan secara bertahap, di mana setiap rangkaian terdiri dari 60 gerbong sesuai kesepakatan kontrak.

Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan INKA, Hartono, menjelaskan bahwa pengiriman ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam memenuhi target produksi sekaligus menjaga kualitas.
“Pengiriman dilakukan per 60 gerbong, dan ini merupakan rangkaian ke-14. Artinya, progres berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses produksi dilakukan 100 persen di Banyuwangi. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat industri manufaktur kereta api di Indonesia.
“Ini 100 persen Made in Banyuwangi. Berkat dukungan masyarakat, hingga saat ini sudah 14 rangkaian berhasil dikirim ke Palembang,” tambahnya.
Lebih lanjut, INKA menargetkan total pengiriman mencapai 19 rangkaian atau setara dengan 1.125 unit gerbong hingga pertengahan tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis mengingat kapasitas produksi yang terus ditingkatkan.
Selain memberikan dampak positif terhadap industri transportasi nasional, proyek ini juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan pengembangan sektor logistik.
Dengan estimasi perjalanan sekitar empat hari menggunakan puluhan trailer, pihak INKA berharap seluruh proses distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
“Mohon doa agar semua berjalan aman dan tepat waktu. Kami optimistis pengiriman berikutnya juga dapat diselesaikan sesuai target,” tutup Hartono.
Pengiriman berkelanjutan ini sekaligus menegaskan peran strategis INKA dalam mendukung modernisasi sarana perkeretaapian nasional serta memperkuat konektivitas logistik antarwilayah di Indonesia.(Ndri)
