Solidaritas Tanpa Batas: Bupati Nanik Lepas Keberangkatan Tim Relawan R24 Jam Magetan Menuju NTT

0
IMG-20260915-WA0010

SeputarKita, Magetan — Semangat kemanusiaan dan kepedulian tulus menyelimuti markas Relawan 24 Jam (R24 Jam) di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Senin (14/9). Bupati Magetan Hj. Nanik Rusminiarti, M.Pd., secara resmi melepas keberangkatan tim relawan yang akan membawa bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi berkekuatan 7,5 SR yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 14 Agustus 2026 silam.

Kunjungan ini bukan sekadar pelepasan, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap gerakan solidaritas lintas elemen masyarakat. Turut mendampingi Bupati Nanik, Kepala Dinas Komunikasi Cahaya Wijaya, S.STP., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo, S.STP., M.H., Camat Kawedanan Mahesa Kurniawan Fadli, S.IP., M.Hum, serta Kepala Bagian Prokopim Eko Budiono, S.H., M.H.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Nanik ini menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan dan kepedulian warga Magetan yang tergerak membantu saudara-saudara kita di NTT. “Solidaritas ini membuktikan bahwa jarak bukan penghalang untuk saling menguatkan di tengah musibah,” ujarnya. Tak hanya memastikan kesiapan logistik, Bunda Nanik juga turut menyerahkan bantuan pribadi untuk disalurkan langsung kepada para penyintas.

Bantuan yang dikumpulkan dan dibawa tim ini berfokus pada kebutuhan paling mendesak: air bersih, bahan pangan, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar lainnya. Lebih dari sekadar logistik, tim R24 Jam juga membawa misi khusus membangun mushola darurat, agar warga dapat kembali beribadah dengan layak di tengah keterbatasan pascabencana.

Rombongan dijadwalkan berangkat Selasa (15/9), terdiri atas satu unit truk serbaguna BPBD dan satu mobil penumpang, membawa total 8 personel relawan. Tim direncanakan bertugas langsung di lokasi bencana selama 15 hari ke depan guna memastikan setiap bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Pengiriman bantuan ini merupakan buah kolaborasi masif antara masyarakat umum, para pengusaha, Baznas Kabupaten Magetan, BPBD Magetan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Pemerintah Kabupaten Magetan turut mengajak seluruh warga untuk mendoakan keselamatan tim relawan dalam perjalanan, hingga mereka dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat. (DIP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *