SMPN 2 Gondang Tampil Memukau di Karnaval Pawai Budaya: Busana Nusantara & Karya Daur Ulang Semarakkan HUT RI ke-81
SeputarKita, Nganjuk — Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 kian terasa meriah di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. SMP Negeri 2 Gondang tampil penuh warna dan kreativitas dalam karnaval pawai budaya yang digelar Minggu, 23 Agustus 2026, sekaligus menampilkan kebudayaan Nusantara serta kepedulian lingkungan melalui busana daur ulang.
Kegiatan yang dimulai dari Mapolsek Gondang hingga Balai Desa Gebang sejauh kurang lebih 2,5 kilometer ini dilepas tepat pukul 14.00 WIB oleh jajaran Forpimcam Kecamatan Gondang. SMPN 2 Gondang tampil dengan nomor urut 09, diiringi antusiasme tinggi seluruh siswa-siswi yang telah mempersiapkan penampilan secara matang.
Mengusung tema “Pawai Budaya”, para peserta menampilkan beragam kostum khas daerah dari Sabang hingga Merauke. Busana tradisional yang ditampilkan dengan elegan tak hanya memikat mata warga yang memadati sepanjang jalan, tetapi juga menjadi sarana nyata memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.

Namun keistimewaan tak berhenti di situ. SMPN 2 Gondang juga menyuguhkan peragaan busana daur ulang berbahan plastik. Benda-benda yang biasanya dianggap sampah berhasil disulap menjadi pakaian dengan desain unik, rapi, dan penuh nilai seni. Penampilan ini bukan sekadar hiburan — melainkan pesan edukatif bahwa kreativitas bisa tumbuh dari hal-hal sederhana di sekitar kita, sekaligus menanamkan kesadaran menjaga lingkungan dan memanfaatkan barang bekas agar tetap bermanfaat.
Kepala SMP Negeri 2 Gondang, Yayuk Winarti, S.Pd., M.M.Pd., turut hadir langsung memberi dukungan dan mengapresiasi kerja keras seluruh siswa.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anak didik atas kerja samanya sehingga dapat memberikan penampilan yang terbaik. Semuanya dilakukan dalam kebersamaan melalui regu-regu yang telah dipersiapkan,” ujar Yayuk Winarti.
Ia pun memberikan apresiasi khusus pada kreativitas busana daur ulang yang ditampilkan para siswa.
“Saya juga sangat mengapresiasi kreativitas anak-anak dalam menampilkan serangkaian busana yang dibuat dari bahan daur ulang, khususnya bahan plastik. Tentunya masih banyak ide-ide kreatif lainnya yang dapat dikembangkan,” tambahnya.
Lebih dari kemeriahan karnaval, kegiatan ini menjadi sarana membangun karakter: kedisiplinan, rasa percaya diri, semangat kebersamaan, serta cinta tanah air dan budaya bangsa. Kepala sekolah berharap semangat tersebut tak luntur saat pawai usai, tetapi terus dibawa ke dalam proses belajar sehari-hari.
“Saya berharap kepada seluruh siswa-siswi SMPN 2 Gondang untuk selalu semangat dalam belajar dan terus meraih cita-cita,” pesannya.
Kegiatan ini pun menjadi bukti nyata bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momen untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya mencintai warisan leluhur, tetapi juga kreatif, peduli lingkungan, dan berkarakter kuat sebagai penerus bangsa. (NT)
