SeputarKita, Nganjuk – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Presiden akan meresmikan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono.
Kunjungan kerja ini memiliki nilai penting tersendiri, mengingat Museum Marsinah dibangun sebagai wujud penghormatan dan pengingat atas perjuangan aktivis buruh yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Rencana peresmian ini sebelumnya sudah disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, tanggal 1 Mei 2026 lalu.
“Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” ujar Prabowo kala itu.
Guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar, Korem 081/Dhirotsaha Jaya bersama pemerintah daerah telah menyiapkan segala keperluan secara matang. Hal itu disampaikan Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro, saat memimpin Rapat Koordinasi Wilayah di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Jumat (15/5/2026).
“Presiden dijadwalkan tiba di Nganjuk pada 16 Mei 2026. Agenda kunjungan di antaranya meresmikan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah, dilanjutkan dengan peresmian KDMP yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono,” jelas Untoro.
Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa seluruh unsur dan perangkat daerah telah dikerahkan sepenuhnya untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan tersebut. Mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup turut dilibatkan dalam pengamanan dan persiapan lokasi.
“Kita support semaksimal mungkin. Semua perangkat daerah kita kerahkan. Kita all out membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan Bapak Presiden,” tegas Marhaen.
Dukungan kesiapan juga mencakup aspek keamanan dan kesehatan. Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif, termasuk penempatan armada pemadam kebakaran di tiga titik strategis serta penyediaan fasilitas mini ICU dari Dinas Kesehatan. Selain itu, personel gabungan diterjunkan untuk mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban selama kunjungan berlangsung.
Peresmian Museum Marsinah ini menjadi simbol penghormatan negara yang nyata, mengingat Marsinah resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025 melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025. Kehadiran Presiden Prabowo secara langsung diharapkan semakin mengukuhkan apresiasi negara terhadap perjuangan para pekerja dan sejarah pergerakan buruh di Indonesia. (NT).
