SeputarKita, Madiun – Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH., M.Ak, menyampaikan harapan agar seluruh calon jemaah haji asal daerahnya senantiasa mendoakan kemakmuran dan kesejahteraan Kabupaten Madiun selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Diharapkan daerah ini dapat menjadi wilayah yang sejahtera, makmur, serta mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT, sebagaimana makna ungkapan Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur, yaitu negeri yang baik dan Tuhannya Maha Pengampun, sehingga warganya selamat di dunia maupun di akhirat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat ditemui setelah melaksanakan upacara pelepasan calon jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 25, di Halaman Pendopo Ronggo Djeomeno, Kecamatan Caruban, Senin (27/4/2026). Kegiatan pelepasan ini dihadiri pula oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si, beserta para pejabat daerah dan pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur juga menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh calon jemaah. Ia berpesan agar senantiasa menaati arahan dan petunjuk yang disampaikan oleh pembimbing ibadah, agar seluruh rukun dan kewajiban haji dapat dilaksanakan dengan sempurna sesuai ketentuan agama.
Peringatan itu disampaikan mengingat kondisi cuaca di Tanah Suci yang saat ini terbilang ekstrem. Suhu udara di Kota Mekkah tercatat berkisar antara 39 hingga 40 derajat Celcius, sedangkan di Kota Madinah masih berada di kisaran 33 derajat Celcius dan relatif lebih sejuk.
“Oleh karena itu, dahulukanlah pelaksanaan rukun dan kewajiban ibadah, sedangkan amalan-amalan sunah dapat dilaksanakan kemudian hari, khususnya bagi jemaah yang sudah lanjut usia,” saran Bupati Hari Wuryanto.
Terkait jumlah keberangkatan tahun ini, Bupati menjelaskan bahwa calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun terbagi dalam dua kelompok terbang. Sebanyak 373 orang telah diberangkatkan pada pagi harinya melalui kloter 24, sedangkan sisanya sebanyak 75 orang dilepas pada sore hari tersebut dan bergabung dengan jemaah asal Kabupaten Pacitan dan Kota Surabaya dalam kloter 25.
“Kapasitas satu kloter hanya mencapai 380 orang, sedangkan total calon jemaah haji kita tahun ini berjumlah 450 orang. Alhamdulillah, seluruhnya dapat diberangkatkan melalui dua kloter yang telah disusun tersebut,” jelasnya.
Suasana haru menyelimuti acara pelepasan tersebut. Isak tangis terdengar dari para keluarga dan kerabat yang mengantar keberangkatan sanak saudaranya, seiring bergeraknya dua unit bus yang akan membawa calon jemaah menuju Kota Surabaya sebagai tempat pemberangkatan terakhir sebelum terbang ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.
Di akhir kesempatan, Bupati turut memanjatkan doa untuk keselamatan seluruh calon jemaah. “Alhamdulillah, semoga berangkat dalam keadaan selamat, pulang pun kembali dengan selamat, serta mendapatkan keberkahan sehingga ibadah yang dijalankan menjadi haji yang mabrur,” ucapnya dengan nada yang khusyuk. (Red).
