
SeputarKita, Nganjuk – Pemerintah Desa (Pemdes) Jatirejo melakukan langkah sigap dalam mengantisipasi ancaman banjir dan kerusakan infrastruktur di wilayahnya. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Supandi, S.H., Pemdes mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai di bawah jembatan penghubung desa, Senin (9/2/2026).
Penyumbatan yang terjadi di aliran sungai arah Desa Mlorah tersebut didominasi oleh tanaman eceng gondok dan potongan bambu. Jika dibiarkan, tumpukan sampah ini tidak hanya menghambat kelancaran air, tetapi juga mengancam kekuatan pondasi jembatan serta menimbulkan pemandangan yang tidak sedap.
Kepala Desa Jatirejo, Supandi, S.H., menjelaskan bahwa penggunaan alat berat menjadi satu-satunya solusi karena volume sampah yang sudah sangat besar dan tidak memungkinkan untuk ditangani secara manual.
“Langkah cepat ini harus diambil untuk mengantisipasi banjir di musim hujan dan menyelamatkan jembatan agar tidak roboh. Ini adalah akses vital, satu-satunya penghubung terdekat warga dari Nganjuk menuju Kecamatan Rejoso,” ujar Supandi.
Lebih lanjut, Supandi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang sudah berusia lebih dari 30 tahun tersebut. Dengan struktur bangunan lama yang memiliki banyak tiang penyangga, jembatan ini sangat rawan tersumbat sampah. Meski telah diusulkan berulang kali melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), hingga kini belum ada respons dari Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi.
“Sudah berganti kepemimpinan kepala desa sebanyak enam kali, namun jembatan ini tidak kunjung mendapat perhatian. Padahal dampaknya nyata, tanah sawah milik warga di sekitar lokasi sudah mengalami longsor hingga puluhan meter,” tambahnya.
Jembatan ini memiliki peran strategis, tidak hanya untuk mobilitas harian warga, tetapi juga sebagai jalur alternatif utama saat kegiatan rutin karnaval Agustus di Kecamatan Rejoso. Pihak Pemerintah Desa berharap agar kondisi darurat ini segera mendapat respons serius dari DPRD dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk sebelum kerusakan yang lebih parah terjadi. (NT).
Media Seputar Kita Portal Berita Terdepan Di Jawa Timur