
SeputarKita, Nganjuk – Kabar gembira datang dari para petani di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Setelah penantian panjang, sistem irigasi sepanjang 600 meter dibangun di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Petani berharap jika irigasi tersebut terwujud dan berfungsi optimal, bisa membawa dampak positif yang signifikan terhadap hasil panen.
Dulu, para petani di sini seringkali mengalami gagal panen akibat kekurangan air, terutama saat musim kemarau. Namun, dengan adanya sistem irigasi yang memadai, pasokan air menjadi lebih terjamin, memungkinkan mereka untuk bercocok tanam sepanjang tahun.
“Dulu kami hanya bisa menanam padi sekali setahun, itu pun hasilnya tidak menentu karena sering kekurangan air. Sekarang, dengan adanya irigasi ini, kami optimis bisa menanam padi dua kali, bahkan ada yang tiga kali setahun,” ujar Slamet, seorang petani di Desa Oro-Oro Ombo.
Tidak hanya itu, petani berharap kualitas hasil panen juga meningkat. Dengan pasokan air yang cukup, diharapkan tanaman tumbuh lebih subur dan menghasilkan padi yang lebih berkualitas.
Kepala Desa Oro-Oro Ombo Haji Bismoko menyatakan bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh pihak PP (Pembangunan Penataan Ruang) dengan menggunakan dana Inpres dari Presiden Prabowo. Ini merupakan bukti kerja keras pemerintah pusat dalam meningkatkan infrastruktur pertanian.
“Kami akan terus mendukung upaya peelmerintah daerah maupun pusat untuk meningkatkan kualitas sistem irigasi untuk tingkatkan potensi pertanian secara maksimal,” ujar kades.
Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. (NT).
Media Seputar Kita Portal Berita Terdepan Di Jawa Timur