Ada Benjolan di Tubuh? RSUD Jombang Buka Layanan Pemeriksaan FNAB hingga Deteksi Kanker

0
IMG-20260916-WA0042

SeputarKita, Jombang — Masyarakat Jombang kini memiliki akses pemeriksaan untuk mendeteksi lebih dini berbagai benjolan abnormal pada tubuh. Instalasi Patologi Anatomi RSUD Jombang menyediakan layanan diagnostik mulai dari Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB), sitologi, histopatologi, hingga imunohistokimia.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk membantu dokter memastikan apakah suatu benjolan bersifat jinak, ganas, atau berkaitan dengan proses peradangan. Hasil pemeriksaan juga menjadi salah satu dasar dalam menentukan penanganan dan terapi yang sesuai.

Dokter Spesialis Patologi Anatomi RSUD Jombang, dr. Agung Dwi Suprayitno, Sp.PA, mengatakan masyarakat perlu memperhatikan setiap benjolan yang muncul dan mengalami perubahan tidak normal.

“Setiap benjolan yang tidak normal bisa jinak, ganas, atau merupakan suatu peradangan. Dengan mengetahui jenis benjolan tersebut, langkah pengobatan selanjutnya dapat ditentukan,” ujar Agung saat menjadi narasumber dalam program dialog Humas RSUD Menyapa, yang dipandu Risqy Oktafriyanti, A.Md.Keb.

Agung menjelaskan, patologi anatomi merupakan cabang ilmu kedokteran yang mempelajari penyebab, proses, serta perubahan penyakit melalui pemeriksaan sel dan jaringan tubuh.

Menurut dia, pemeriksaan patologi anatomi berperan penting dalam penegakan diagnosis. Hasil pemeriksaan dapat membantu dokter menentukan jenis penyakit, termasuk jenis dan karakteristik kanker, serta menjadi pertimbangan dalam menentukan terapi.

“Peran kami adalah sebagai gold standard diagnosis. Hasil pemeriksaan Patologi Anatomi sangat krusial untuk menentukan jenis penyakit dan pilihan terapi yang tepat bagi pasien,” katanya.

FNAB hingga Papsmear

Salah satu layanan yang tersedia adalah pemeriksaan sitologi, termasuk FNAB dan Papsmear. FNAB dilakukan dengan menggunakan jarum halus untuk mengambil sampel sel dari benjolan yang dicurigai abnormal.

Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk membantu mengetahui karakter benjolan, apakah mengarah pada keganasan, tumor jinak, atau proses peradangan.

Sementara Papsmear digunakan sebagai pemeriksaan skrining untuk membantu mendeteksi perubahan sel pada leher rahim yang dapat berkaitan dengan kanker serviks.

Selain pemeriksaan jaringan, Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Jombang juga menerima berbagai sampel cairan tubuh untuk pemeriksaan sitologi. Di antaranya cairan pleura, cairan asites, cairan serebrospinal, dan urine.

Sampel cairan diproses dan dibuat menjadi preparat untuk kemudian diperiksa secara mikroskopis. Pada kondisi tertentu, sampel juga dapat diproses menjadi cell block untuk membantu meningkatkan ketepatan diagnosis.

Ada Layanan Imunohistokimia

RSUD Jombang juga menyediakan pemeriksaan imunohistokimia. Pemeriksaan ini digunakan untuk mengidentifikasi penanda tertentu pada sel atau jaringan sehingga dapat membantu menentukan karakteristik kanker dan pilihan terapi yang sesuai.

Agung mengatakan pemeriksaan imunohistokimia antara lain banyak digunakan dalam penanganan kasus kanker payudara. Namun, penggunaannya tidak terbatas pada kanker payudara.

“Pemeriksaan imunohistokimia ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis kanker, tidak hanya kanker payudara,” ujarnya.

Waktu Pemeriksaan Berbeda

Waktu penyelesaian pemeriksaan di Instalasi Patologi Anatomi RSUD Jombang berbeda-beda, tergantung jenis dan kompleksitas pemeriksaan.

FNAB: sekitar 24 jam.

Sitologi, termasuk Papsmear: sekitar 3 hari kerja.

Histopatologi: sekitar 7–14 hari kerja.

Imunohistokimia: sekitar 7 hari kerja.

Untuk pemeriksaan histopatologi, sampel jaringan yang berasal dari tindakan operasi atau biopsi diproses melalui sejumlah tahapan, mulai dari fiksasi menggunakan formalin buffer 10 persen, pemrosesan jaringan, pembuatan blok parafin, pemotongan jaringan, hingga pemeriksaan oleh dokter spesialis patologi anatomi.

FNAB: sekitar 24 jam.

Sitologi, termasuk Papsmear: sekitar 3 hari kerja.

Histopatologi: sekitar 7–14 hari kerja.

Imunohistokimia: sekitar 7 hari kerja.

Untuk pemeriksaan histopatologi, sampel jaringan yang berasal dari tindakan operasi atau biopsi diproses melalui sejumlah tahapan, mulai dari fiksasi menggunakan formalin buffer 10 persen, pemrosesan jaringan, pembuatan blok parafin, pemotongan jaringan, hingga pemeriksaan oleh dokter spesialis patologi anatomi.

Dengan tersedianya layanan FNAB, sitologi, histopatologi, hingga imunohistokimia, RSUD Jombang berupaya menyediakan pemeriksaan diagnostik yang lebih lengkap bagi masyarakat Jombang dan sekitarnya. (WD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *