Resmi Beroperasi, SRT 1 Jombang Tampung 270 Siswa Baru, Warsubi: Jadilah Generasi Pembawa Perubahan
SeputarKita, Jombang – Bupati Jombang Warsubi mengajak ratusan siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya sebagai bekal masa depan yang cerah. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lokasi sekolah Desa Tunggorono, Kamis (30/7/2026).
Warsubi menegaskan, SRT adalah program pemerintah yang menjamin akses pendidikan setara dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tanpa memandang latar belakang ekonomi. “Jangan sia-siakan kesempatan ini. Belajarlah dengan rajin dan semangat. Jangan pernah merasa minder, karena setiap anak memiliki peluang yang sama untuk sukses,” ujarnya.

Ia mendorong para siswa untuk berani menetapkan cita-cita setinggi langit. Keberhasilan, katanya, diraih lewat kerja keras, disiplin, ketekunan, dan doa yang terus dipanjatkan. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka juga diharapkan membangun karakter jujur, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Bupati juga berpesan kepada orang tua agar terus mendukung anak, serta mengapresiasi dedikasi para guru. Ia meminta tenaga pendidik menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif agar potensi setiap siswa dapat berkembang maksimal. Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 6,3 hektar ini merupakan wujud sinergi Kementerian Sosial, Pemkab Jombang, Dinas Sosial, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kepala SRT 1 Jombang Andi Winarto, S.Pd., melaporkan pembelajaran di kampus permanen resmi dimulai hari ini. Tahun ajaran 2026/2027 diterima 270 siswa baru (masing-masing 90 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA), sehingga total siswa kini mencapai 370 orang. Mereka didampingi 111 guru dan tenaga kependidikan. Penyelenggaraan ini merupakan implementasi Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan dan Inpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang Sekolah Rakyat. (WD).
