Anggaran Desa Sayutan 2025 Hampir Tuntas, Rp13,9 Juta Silpa dan Ribuan Meter Proyek Fisik Bantu Warga!

SeputarKita, Magetan – Pemerintah Desa Sayutan mencatatkan pencapaian gemilang di tahun 2025, baik dari sisi manajemen keuangan hingga pelaksanaan proyek fisik. Melalui Agung Ariwibowo Sekretaris Desa Sayutan, Suyono sebagai Kepala Desa (Kades) mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) mencapai target hampir tuntas, sementara berbagai proyek infrastruktur dan sanitasi telah rampung dan memberikan manfaat langsung bagi ribuan warga.

Pendapatan Menginjak Rp2,6 Miliar, Pendapatan Lain-lain Naik Drastis

Dari total anggaran pendapatan Rp2.630.739.658,78, Pemdes Sayutan berhasil merealisasikan Rp2.626.192.456,74. Pendapatan Asli Desa (PAD) tercapai Rp61,97 juta dari target Rp69,75 juta, sedangkan pendapatan transfer sedikit melampaui target hingga Rp2,556 miliar atau bertambah Rp15.220.

Yang paling mencuri perhatian adalah pendapatan lain-lain yang semula dianggarkan Rp4,6 juta, namun berhasil mencapai Rp7,8 juta atau naik lebih dari 3 juta rupiah. “Kinerja ini menunjukkan bahwa kita terus berupaya mengoptimalkan sumber daya ekonomi lokal,” ujar Suyono melalui Agung Ariwibowo.

Belanja Rp2,3 Miliar Terrealisasi, Proyek Fisik Jalan dan Sanitasi Rampung

Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pembangunan desa dengan target Rp962,5 juta dan realisasi Rp960,27 juta, yang meliputi berbagai proyek strategis. Dengan dukungan dana dari BKKD Provinsi Jawa Timur, dua ruas jalan rabat beton telah selesai dibangun: di RT.08 Dukuh (280×2,50×0,10 m, anggaran Rp100 juta) dan RT.14 Dukuh Sanggrong (575×2,50×0,10 m, anggaran Rp200 juta). Pembangunan juga menjangkau wilayah Pohgurih, Lengkong, dan Tilap, termasuk proyek pengembangan Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo untuk meningkatkan ketahanan air.

Tak hanya jalan, penyelenggaraan pemerintahan desa juga mencapai capaian tinggi dengan anggaran Rp937,5 juta dan realisasi Rp929,39 juta. Bidang pembinaan masyarakat serta penanggulangan bencana juga terealisasi dengan baik, sementara program sanitasi melalui kolaborasi dengan PUPR, Dompet Dhuafa, dan program SANIMAS tahun 2025 dengan tema “KMP Sayutan Sehat” telah membangun berbagai sarana jamban untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kedua proyek jalan ini bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi pedagang dan petani. Sementara sarana sanitasi yang memadai diharapkan dapat mengurangi kasus penyakit berkaitan dengan kebersihan,” jelas Agung Ariwibowo.

Pajak Rp109 Juta Disetorkan Penuh, Dokumentasi Proyek Transparan

Kinerja keuangan desa semakin diperkuat dengan penyetoran pajak yang sempurna. Seluruh potongan pajak sebesar Rp109.921.967,00 – meliputi PPN Pusat, PPh Pasal 21, 22, 23, hingga Pajak Restoran dan Rumah Makan – berhasil disetorkan penuh ke kas negara dengan saldo nol. “Ini bukti komitmen kita terhadap ketaatan pajak dan transparansi keuangan,” jelas Agung Ariwibowo.

Seluruh proses pelaksanaan proyek juga difoto dan didokumentasikan secara rinci, termasuk lokasi yang tercatat melalui GPS Map Camera. Dokumen lengkap telah disusun dan siap untuk penandatanganan berita acara sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Silpa Rp13,9 Juta Dialokasikan untuk Kebutuhan Penting

Pemdes Sayutan juga mendapatkan selisih laba bersih tahunan (Silpa) sebesar Rp13.925.508,74 yang akan dimanfaatkan secara optimal. Sebesar Rp1,7 juta untuk pembelian sepeda motor petugas desa, Rp11,07 juta untuk hak karyawan dan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, Rp164.492 untuk tambahan BPJS, serta Rp985.736,74 dari kelebihan bunga untuk keperluan lainnya.

“Dengan manajemen keuangan yang cermat dan pelaksanaan proyek yang tepat sasaran, kami yakin setiap rupiah anggaran desa benar-benar bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sayutan,” pungkas Suyono Kades Sayutan. (Red).

Check Also

Warga Dusun Kaliwadas Bangun Talud Swadaya Demi Amankan Makam.

Warga Dusun Kaliwadas Bangun Talud Swadaya Demi Amankan Makam.

SeputarKita,Pemalang, – Warga Dusun Kaliwadas, Desa Jatiroyom, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, bergotong royong membangun talud …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *