Site icon Media Seputar Kita

PSHWTM Ranting Kawedanan Tanam Seribu Pohon di Gunung Bancak, Ormas dan Aparat Bersatu dalam Bhakti Alam

Seputarkita,Magetan –Dalam semangat kepedulian terhadap lingkungan, Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) Ranting Kawedanan menggelar kegiatan tanam seribu pohon dengan mengusung tema “Bhakti Alam”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Gunung Bancak atau di sekitar area Makam Ratu Eyang Maduretno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.Sabtu(14/2/2026)

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri unsur Forkopimca Kawedanan dan Ketua Cabang Magetan Bapak Budiono, namun juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi lain seperti korlap Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia Kera Sakti (IKS), serta Perisai Diri (ASAD) yang turut hadir untuk memperlancar dan menyukseskan jalannya kegiatan.

Ketua Ranting Kawedanan, Gunadi, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ajaran Setia Hati yang menanamkan nilai amar ma’ruf nahi munkar serta tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian alam.

“Menjaga alam adalah bagian dari ajaran SH. Kita diajarkan untuk berbuat kebaikan dan mencegah kerusakan. Kalau alam kita jaga, maka alam pun akan menjaga kita.

Kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian kami kepada lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.
Kapolsek Kawedanan, AKP Joko Yuhono, SH, MH, mengapresiasi sinergi seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan tanam seribu pohon ini. Kebersamaan lintas organisasi seperti ini menunjukkan bahwa persaudaraan dan kepedulian lingkungan bisa berjalan seiring. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, tertib, dan seluruh peserta kembali dengan aman,” ujarnya.

Senada dengan itu, Danramil Kawedanan, Kapten Inf Riza, yang mengerahkan seluruh personel Koramil untuk mendukung kegiatan, berharap aksi ini menjadi contoh positif bagi masyarakat.

“Menanam pohon berarti menanam kehidupan. Akar akan menjaga tanah dari longsor, daun memberi kesejukan, dan keberadaannya menjadi warisan bagi generasi mendatang. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi amal kebaikan bersama,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat persaudaraan. Kehadiran berbagai organisasi silat dalam satu kegiatan sosial ini menjadi simbol kuat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu demi kepentingan bersama, khususnya dalam menjaga kelestarian alam.(Ndri)

Exit mobile version