
SeputarKita, Nganjuk – Seorang pemuda berinisial JDL (17 tahun) dari Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, meninggal dunia setelah tersengat listrik sekitar pukul 10.00 WIB di Dusun Tempuran, Desa Puhkerep, Senin (16/2). Alamat tercatat di KTP korban adalah Dusun Ngreco, Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso.
Korban ditemukan tergeletak dalam posisi tengkurap di belakang ruko/container penjual es teh yang terletak di pinggir jalan oleh seorang warga bernama DAR. Setelah melihat kondisi korban, DAR langsung berteriak meminta bantuan dari warga sekitar.
Saat seorang warga bernama SA datang untuk memberikan pertolongan pertama, ia merasa tersengat listrik saat mendekati korban. Untuk menghindari korban lain, SA segera mencari sumber listrik dan memutus aliran listrik di lokasi kejadian. Setelah memastikan daya sudah padam, SA mencoba memberikan pertolongan, namun korban sudah tidak bernapas lagi.
Setelah kejadian, pihak perangkat desa segera melaporkan insiden tersebut ke Polsek Rejoso dan Babinmas Desa Puhkerep. Tim dari Polsek Rejoso beserta petugas Inafis dan dokter kemudian mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan dan visum.
Hasil visum menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat kesetrum, tanpa ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa beberapa meter kabel yang lecet dan satu unit mesin pengepres minuman yang diduga menjadi sumber kejadian.
Selanjutnya, jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman umum daerah Sukorejo, Kecamatan Rejoso sesuai dengan keinginan keluarga. (NT).
Media Seputar Kita Portal Berita Terdepan Di Jawa Timur