Site icon Media Seputar Kita

JEMBATAN PENGHUBUNG DESA JATIREJO-LONGSOR, USIA LEBIH 30 TAHUN TAK PERNAH DIPERBAIKI

 

SeputarKita, Nganjuk – Jembatan penghubung Desa Jatirejo dengan Kecamatan Rejoso longsor pada Minggu (22/02/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Kejadian ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut mulai dari sore hingga malam hari.

Warga sekitar, Jumadi, mengaku mendengar suara keras seperti barang jatuh ke dalam air saat suasana sekitar rumahnya sedang sepi. Bersama warga lainnya, ia segera mengecek sumber suara tersebut dengan membawa payung dan dalam keadaan hati-hati. Tak lama kemudian, mereka menemukan bahwa sayap jembatan telah runtuh dan terjatuh ke sungai di bawahnya.

Tokoh masyarakat setempat mengkonfirmasi bahwa jembatan yang berusia lebih dari tiga dekade ini tidak pernah mendapatkan alokasi dana pembangunan atau perbaikan dari APBD Kabupaten maupun Propinsi Jawa Timur. Meski telah diusulkan secara berkala melalui musyawarah pembangunan desa (musrenbangdes) dan musyawarah pembangunan kecamatan (musrenbangcam) selama pergantian enam kepala desa berturut-turut, hingga saat ini belum ada tanggapan maupun tindakan konkret dari pemerintah kabupaten.

Selain longsornya bagian jembatan, kawasan sekitar lokasi juga mengalami gerakan tanah yang menyebabkan kerusakan pada tanah milik beberapa warga. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses utama bagi masyarakat Desa Mlorah, Desa Jatirejo, dan desa-desa sekitar untuk menuju Pasar Rejoso serta kantor Kecamatan Rejoso.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, masyarakat secara swadaya telah membuat pagar bambu di sekitar lokasi longsor. Mereka juga mengimbau seluruh pengguna jalan yang akan melewati area tersebut dari arah barat menuju timur agar selalu berhati-hati dan tetap waspada.

Masyarakat berharap pemerintah desa dapat menjadi perantara untuk meminta bantuan serta perhatian dari pemerintah kabupaten maupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar pembangunan jembatan pengganti dapat segera direalisasikan. (NT).

Exit mobile version