
SeputarKita,Pemalang, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang mengakibatkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Petarukan, Sabtu (17 November 2026). Luapan air menggenangi pemukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat di beberapa wilayah.
Desa-desa yang terdampak banjir meliputi Desa Kalirandu, Iser, Panjunan, Pesucen, Kendaldoyong, Kendalrejo, serta Desa Temu Ireng. Genangan air merendam rumah warga dan akses jalan lingkungan, terutama di wilayah dataran rendah.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, camat petarukan, Muhibbin bersama unsur Forkopimca Petarukan turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi banjir sekaligus memantau situasi masyarakat terdampak.Pemantauan ini dilakukan guna memastikan kondisi warga tetap aman serta mengantisipasi potensi dampak lanjutan.
Muhibbin, menyampaikan bahwa pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait dalam penanganan banjir.
“Kami bersama Forkopimca terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan semua pihak. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi hujan masih ada,” ujar Muhibbin.
Sementara itu, di Desa Kendalrejo didirikan dapur umum di Balai Desa sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir. Selain swadaya masyarakat, dapur umum tersebut juga mendapat dukungan dari Kecamatan Petarukan, Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, serta instansi terkait berupa bahan kebutuhan pokok seperti mie instan, telur, dan beras.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, Mu’minun, yang turut meninjau dapur umum tersebut, mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penanganan dampak banjir.
“Kami mengapresiasi kebersamaan dan gotong royong yang terjalin antara masyarakat, pemerintah kecamatan, dan instansi terkait. Dukungan logistik ini diharapkan dapat membantu kebutuhan warga selama banjir masih berlangsung,” ungkap Mu’minun.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi banjir masih dalam pemantauan. Pemerintah daerah bersama Forkopimca, Dinas Sosial, dan pemerintah desa terus bersinergi memantau perkembangan situasi, sembari berharap cuaca segera membaik dan air dapat segera surut. (FN)
