Site icon Media Seputar Kita

APBDES DESA SAYUTAN 2026 DITETAPKAN, BERORIENTASI “NYAWIJI LUWIH MUKTI”

 

SeputarKita, Magetan – Pemerintah Desa Sayutan Kecamatan Parang telah resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 pada pemaparan yang digelar pada tanggal 12 Desember 2025. Dengan tema utama “Meniti jalan sukses menjadi good goverment”, anggaran ini disusun berdasarkan empat bidang utama pembangunan dan satu bidang untuk kebutuhan tak terduga, dengan semboyan “Nyawiji Luwih Mukti” yang menjadi landasan seluruh program.

Kepala Desa (Kades) Sayutan, Suyono, menyampaikan bahwa APBDes 2026 dirancang untuk mendukung pembangunan holistik fisik dan non fisik desa. “Kita mengembangkan empat bidang utama dan satu bidang tak terduga, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama yang solid,” ujarnya.

Sekretaris Desa Sayutan, Agung Ariwibowo, menjelaskan bahwa struktur APBDes mencakup dua bagian utama yaitu Pendapatan Desa dan Belanja Desa. Adapun lima bidang yang menjadi prioritas adalah:

Bidang 1 (Pemerintahan) dengan tema “Guyub Rukun” dan tagline “Mbangun Deso”, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemerintahan yang akuntabel dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bidang 2 (Pembangunan) dengan tema “Terus Membangun Dan Berbenah”, berfokus pada pembangunan prasarana dan sarana desa serta pengoptimalan potensi pertanian dan pariwisata lokal seperti komoditas padi, ketela pohon, jagung, kacang tanah, cabe, jati emas, duren, serta desa wisata berbasis edukasi alam dan budaya.

Bidang 3 (Pembinaan) dengan tema “Rukun, Kompak, lan Gotong Royong” dan tagline “Dibina untuk menjadi yang terbaik”, bertujuan untuk membina berbagai elemen masyarakat agar mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan desa.

Bidang 4 (Pemberdayaan) dengan tema “Local Wisdom Global Vision” dan tagline “Berdaya untuk bisa adidaya”, fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui produk olahan lokal dan pengembangan paket wisata “Jajah Deso Milang Kori”.

Bidang 5 (Tak Terduga) dengan tema “Menerka yang tak terduga” dan tagline “Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah”, dialokasikan untuk menangani kebutuhan mendadak maupun antisipasi bencana.

“Proses penyusunan APBDes telah melalui tahap musyawarah yang mendalam dengan berbagai elemen masyarakat, sehingga semua program benar-benar sesuai dengan kebutuhan bersama. Informasi terkait anggaran juga akan disebarkan secara transparan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial resmi desa,” jelas Agung Ariwibowo.

Sebagai informasi, Desa Sayutan yang berada di lereng Gunung Blego telah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun desa yang maju dan sejahtera. Dengan penetapan APBDes 2026 yang mengedepankan prinsip “Nyawiji Luwih Mukti”, diharapkan seluruh program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red).

Exit mobile version