Berbagi Kebahagiaan Pemkab Ponorogo Berikan Santunan 1000 Warga Miskin

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memberikan sambutan saat pelaksanaan penyerahan bingkisan sembako untuk para dhuafa dan KPM PKH di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo

Ponorogo, seputarkita – Pemerintah Kabupaten Ponorogo memberikan santunan kepada sekitar 1000 warga miskin di Ponorogo.

Santunan tersebut, berupa paket sembako senilai sekitar Rp 150 ribu dari Pemkab Ponorogo plus uang tunai senilai Rp 100 ribu dari Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Ponorogo diserahkan langsung oleh Bupati Ponorogo Drs. Ipong Muchlissoni di Pendopo Agung.

Bupati Ponorogo Drs. Ipong Muchlissoni saat penyerahan bingkisan sembako untuk para dhuafa dan KPM PKH menyampaikan, santunan ini diserahkan kepada warga miskin yang masuk dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan atau PKH. Jumlahnya ada 75 orang. Keluarga Penerima Manfaat (KPM PKH) ini dipilih dari mereka lapisan yang paling miskin dan yang rumahnya cukup dekat dengan pendopo.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memberikan bingkisan sembako untuk para dhuafa dan KPM PKH di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo

“Kita membagikan kepada lebih dari 600 orang warga miskin. Kita berusaha membuat warga yang tergolong tidak mampu bisa ikut bergembira dalam merayakan hari raya Idul Fitri nanti, “kata Bupati Ipong.

Bupati Ipong berharap santunan yang diberikan Pemkab Ponorogo bisa semakin menurun tiap tahunnya.

“Artinya, jumlah warga miskin di Ponorogo semakin berkurang dan mereka mentas dari posisinya sebagai warga menjadi warga sejahtera, “imbuhnya.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni bersama sejumlah pejabat Pemkab Ponorogo berfoto usai penyerahan bingkisan sembako untuk para dhuafa dan KPM PKH di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo

Sementara itu, Plt Kabag Kesra Setda Ponorogo Sumani, mengatakan, jumlah yang dihadirkan mencapai 600 orang. Namun, Bupati Ipong memerintahkan untuk menambah jumlah penerima santunan hingga mencapai 1.000 orang.

“Tadi Bapak Bupati meminta digenapi sampai segitu. Maka setelah ini, kita data lagi dan akan segera kita serahkan santuannya. Insya Allah sebelum lebaran sudah bisa tersalurkan. Kita akan bergerak cepat, “ujar Sumani.

Data di Dinas Sosial Ponorogo menyebutkan, sampai saat ini ada sekitar 45 ribu warga yang merupakan KPM PKH. Dan sampai April lalu, tercatat terdapat 52 KPM PKH yang graduasi atau lulus dari program ini. Mereka sudah dinyatakan sebagai bukan warga miskin dan harus keluar dari database KPM PKH. Hal ini karena mereka sudah memiliki usaha yang membuat perekonomiannya membaik atau mendapatkan pekerjaan yang dengan gaji yang layak.(adv)

Check Also

KJJT Ngawi Gelar Kegiatan Silaturahmi, Koordinasi Dan Konsolidasi 

KJJT Ngawi Gelar Kegiatan Silaturahmi, Koordinasi Dan Konsolidasi 

  SeputarKita, Ngawi – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menggelar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *